Qlue Sabet Penghargaan Startup of The Year 2019

Perusahaan rintisan (startup) Qlue telah menyabet penghargaan Startup of The Year 2019 dari Jumpstart Magazine Hong Kong karena dinilai berhasil mendorong kota pintar (smart city) di Indonesia.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 06 Agustus 2019  |  01:39 WIB
Qlue Sabet Penghargaan Startup of The Year 2019
Ilustrasi. - Bisnis/Rachman
Bisnis.com, JAKARTA — Perusahaan rintisan (startup) Qlue telah menyabet penghargaan Startup of The Year 2019 dari Jumpstart Magazine Hong Kong karena dinilai berhasil mendorong kota pintar (smart city) di Indonesia.
 
Editor in Chief Jumpstart Magazine, Min Chen menjelaskan Jumpstart Award merupakan sebuah penghargaan untuk perorangan maupun startup yang berada di kawasan Asia Pasifik. Menurutnya, penghargaan Startup of The Year 2019 berhasil diraih Qlue karena platform tersebut menginspirasi dan mendukung sektor inovasi untuk mewujudkan smart city.
 
"Qlue merupakan contoh startup yang yang kami cari untuk kategori Startup of the Year. Founder dan co-founder Qlue memiliki visi yang ambisius untuk mengubah Indonesia, seraya berfokus menemukan solusi bagi masyarakat," tuturnya dalam keterangan resminya, Senin (5/8/2019).
 
Selain itu, Qlue dinilai telah berhasil mendorong perubahan di Indonesia menjadi lebih baik dengan konsep smart city sekaligus membantu pemerintah dalam menyelesaikan berbagai masalah sosial dengan melibatkan partisipasi aktif dari warganya. Dia optimistis penghargaan tersebut bisa menjadi pemicu bagi Qlue untuk terus berinovasi di Tanah Air.
 
"Kami meminta mereka untuk menominasikan individu-individu atau startup-startup untuk 10 kategori yang ada, di mana Qlue masuk radar kami," katanya.
 
Secara terpisah, CEO Qlue, Rama Raditya mengaku bersyukur telah mendapatkan penghargaan itu dan membuat perubahan positif untuk kondisi Jakarta yang memiliki berbagai masalah lingkungan. Tetapi kini, DKI Jakarta telah berkembang menjadi sebuah perusahaan yang menawarkan ekosistem smart city di Indonesia. 
 
Berdasarkan data semester pertama 2019 yang menunjukan laporan warga melalui Qlue meningkat 17,3% dibandingkan periode yang sama tahun lalu dengan tingkat penyelesaian laporan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencapai 91%. 
 
Tiga laporan terbanyak terdiri dari sampah, iklan liar, dan parkir liar dengan akumulasi 54% dari total laporan. Kepercayaan warga DKI Jakarta terhadap Qlue juga terlihat dengan meningkatnya pengguna Qlue yang naik 11% pada semester pertama 2019 dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
 
"Sejak awal mendirikan Qlue, kami akan berusaha memberikan solusi untuk memudahkan proses pelaporan warga kepada pemerintah melalui teknologi, sehingga warga dapat berpartipasi aktif dalam pembangunan," katanya.
 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
StartUp

Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top