Indonesia & Ethiopia Kerja Sama Pengembangan Startup

Forum dengan tema “The Growing Trend of Startup Businessesitu” dihadiri sekitar 140 pengusaha muda Ethiopia dan pembicara dari Indonesia.
Indonesia & Ethiopia Kerja Sama Pengembangan Startup
Fitri Sartina Dewi - Bisnis.com 12 Juni 2019  |  20:42 WIB
Indonesia & Ethiopia Kerja Sama Pengembangan Startup
Startup - olpreneur.com

Bisnis.com, JAKARTA — Pengusaha muda Indonesia dan Ethiopia berupaya meningkatkan hubungan dan kerja sama di bidang bisnis berbasis startup.

Duta Besar RI untuk Ethiopia, Djibouti, dan Uni Afrika Al Busyra Basnur mengatakan seperti halnya di Indonesia, saat ini bisnis berbasis startup yang dijalankan kalangan muda di Ethiopia juga mengalami perkembangan pesat.

Pengusaha muda Indonesia pun akan melakukan sejumlah kerja sama dengan pengusaha muda Ethiopia.

Hal itu mengemuka dalam 1st Indonesia – Ethiopia Young Entrepreneurs Forum yang diselenggarakan Kedutaan Besar RI (KBRI) Addis Ababa, Ethiopia pada Selasa (11/6) di Aula KBRI Addis Ababa.

Forum dengan tema “The Growing Trend of Startup Businessesitu” dihadiri sekitar 140 pengusaha muda Ethiopia dan pembicara dari Indonesia.

Forum pengusaha muda itu menampilkan lima pembicara, pengusaha dan pegiat millennial dari Indonesia dan Ethiopia.

Pembicara dari Ethiopia adalah Markos Lemma (IceAddis) dan Kalewongel Tesfaye (Youth 2 Youth). Sementara pembicara dari Indonesia, Fathie Alwina (FASB Production), Edward Bryan Prasetya (Edward Architect and Partner), dan Kevin Alwino (Innovative Youth Project).

Selain memaparkan perkembangan bisnis startup di masing-masing negara, para pembicara juga berbagi pengalaman dengan peserta, termasuk tantangan-tantangan yang mereka alami dalam mendirikan dan mengembangkan usaha.

“Forum tersebut bertujuan untuk mendorong kerja sama ekonomi dan perdagangan Indonesia dengan Ethiopia terutama di kalangan pengusaha muda yang mengembangkan bisnis berbasis start-up,” ujar Al Busyra seperti dikutip dalam keterangan resmi, Rabu (12/6/2019).

Lebih lanjut, dia menyatakan persoalan yang dihadapi pemuda dunia saat ini cukup banyak, terutama di bidang pendidikan dan lapangan kerja.

“Untuk mengatasi persoalan di kalangan pemuda itu, maka perlu melibatkan pemuda itu sendiri, diantaranya adalah mendorong pemuda untuk membuka dan mengembangkan usaha-usaha sendiri, seperti bisnis berbasis startup,” imbuhnya.

Selain kerja sama ekonomi, Al Busyra juga menekankan pentingnya forum tersebut sebagai wadah pertemuan dan komunikasi pemuda Indonesia-Ethiopia.

“Diharapkan forum ini juga melahirkan berbagai kerjasama antarpemuda kedua negara, termasuk program pertukaran pemuda Indonesia-Ethiopia,” ungkapnya.

Forum yang digelar KBRI Addis Ababa tersebut mendapat sambutan yang luar biasa dari pengusaha muda Ethiopia. Jumlah peserta yang semula ditargetkan hanya 70 orang ternyata dihadiri lebih dari 140 orang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
StartUp, ethiopia

Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top