XL Axiata Makin Getol Bangun Jaringan Serat Optik

Dalam 3 tahun terakhir XL Axiata fokus dalam mengembangkan jaringan khususnya yang di luar pulau Jawa.
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 22 April 2019  |  17:40 WIB
XL Axiata Makin Getol Bangun Jaringan Serat Optik
Direktur Teknologi XL Axiata, Yessie D. Yosetya (kedua dari kiri) ikut menarik bagian ujung fiber optik proyek ASC saat mendarat di Anyer, Banten pada pertengahan 2018. - XL Axiata

Bisnis.com, JAKARTA — PT XL Axiata Tbk. menganggarkan 50% dari belanja modal infrastruktur memperkuat infrastruktur penghubung (transport) termasuk memperpanjang dan memperbarui jaringan kabel serat optik perusahaan.

CTO PT XL Axiata Tbk. Yessie D. Yosetya mengatakan, dalam 3 tahun terakhir perseroan fokus dalam mengembangkan jaringan khususnya yang di luar pulau Jawa.

Salah satu cara pengembangan jaringan tersebut, sambungnya, dengan meningkatkan belanja modal untuk pembangunan jaringan termasuk membangun infrastruktur transportasi data (transport), termasuk kabel serat optik optik.

“Paling tidak, dari belanja modal kami [untuk pembangunan jaringan] lebih dari 50% untuk transport,” kata Yessie kepada Bisnis, Kamis (18/4/2019).

Yessie menuturkan pada tahun-tahun sebelumnya, belanja modal yang dianggarkan perseroan untuk infrastruktur transportasi tidak pernah mencapai 40% dari belanja modal perusahaan untuk pembangunan infrastruktur. Perseroan sebelumnya lebih banyak mengalokasikan anggaran pembangunan jaringan untuk membangun infrastruktur radio seperti menara dan base transnceiver station.

Namun, dengan perubahan pola konsumsi internet beberapa tahun terakhir, perseroan mulai fokus dalam memberikan pengalaman internet yang baik lewat pembangunan infrastruktur transportasi data melalui pembangunan jaringan kabel serat optik. 

Yessie menjelaskan, capex tersebut telah mencakup biaya infrastruktur yang menghubungkan Palapa Ring dengan infrastruktur telekomunikasi milik XL Axiata. Saat ini, XL Axiata telah menggunakan SKKL Palapa Ring Barat. Adapun, untuk Palapa Ring Tengah masih dalam tahap komunikasi dengan pihak Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi Indonesia (Bakti).

“Untuk experience pelanggan harus ada fiber optik, karena dengan itu bandwith yang dibutuhkan bisa di address oleh Palapa Ring,” kata Yessie.

Pembangunan infrastruktur transportasi data juga bertujuan untuk mempersiapkan jaringan XL untuk implementasi teknologi 5G dalam waktu yang akan datang.

Yessie menuturkan perseroan berencana menambah kabel serat optik sekitar 2.500 km lagi pada tahun ini. Fokus pembangun jaringan serat optik XL adalah di daerah Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi. Tiga wilayah tersebut menjadi prioritas perusahaan karena menunjukkan kenaikan trafik yang signfikan. Tambahan jaringan serat optik tersebut akan memperkuat jaringan jaringan backbone serat optik XL yang hingga saat ini telah mencapai lebih dari 45.000 km.

XL Axiata menganggarkan Rp7,5 triliun untuk belanja modal pada 2019, belanja tersebut lebih tinggi Rp700 miliar dibandingkan dengan 2018 yang senilai Rp6,8 triliun. Rencananya 80% dari dana tersebut akan digunakan untuk perluasan jaringan.

Perseroan terus membangun jaringan 4G LTE yang saat ini difokuskan di wilayah luar Jawa. Hingga akhir 2018, jaringan 4G Axiata telah melayani sekitar 400 kota/kabupaten dengan hampir 30.000 BTS 4G.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
xl axiata

Editor : Demis Rizky Gosta

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top