Tensi Mencair, Google-Amazon Siap Bersaing di Ranah Lebih Besar

Bekunya hubungan antara dua perusahaan raksasa Amerika Serikat, Google dan Amazon, sedikit mencair sejak Kamis (18/4/2019). Keduanya mulai saling mengizinkan layanan videonya muncul di halaman streaming masing-masing.
Rahmad Fauzan | 19 April 2019 16:27 WIB
Ilustrasi - cloudacademy.com

Bisnis.com, JAKARTA – Bekunya hubungan antara dua perusahaan raksasa Amerika Serikat, Google dan Amazon, sedikit mencair sejak Kamis (18/4/2019). Keduanya mulai saling mengizinkan layanan videonya muncul di halaman streaming masing-masing.

Seperti dilansir dari Bloomberg, Jumat (19/4), layanan video milik Google, yakni Youtube, dalam waktu dekat bakal dapat diakses melalui layanan milik Amazon, yaitu Fire TV.

Sebaliknya, Amazon Prime Video bakal dapat dinikmati di Chromecast-nya Google serta perangkat Android TV.

Perseteruan antara Google dan Amazon sudah terjadi sejak lama. Awalnya, Amazon berhenti menjual perangkat bantuan rumah tangga (home assistant devices) milik Google di dalam situsnya pada 2015.

Pada akhir 2017, tensi meningkat. Perseteruan sudah diwarnai dengan aksi boikot. Pada tahun yang sama, Youtube pun tidak lagi dapat diakses di perangkat milik Amazon.

Mencairnya hubungan antara kedua perusahaan diyakini dapat membantu masing-masing pihak meningkatkan jumlah pengguna.

Selain itu, dengan lebih ramahnya hubungan kedua pihak, kompetisi dua perusahaan tersebut diyakini bakal bergeser menuju kategori yang baru dan jauh lebih besar.

Di satu sisi, Google mengejar ketertinggalannya dari Amazon dalam hal komputasi awan dan home assistant devices. Di sisi lain, Amazon dengan cepat membangun iklan berbasis daring yang selama ini merupakan teritorial tradisional Google.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
google, amazon.com

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup