BSD City Jadi Tuan Rumah Apple Developer Academy

Sinar Mas Land melalui BSD City memfasilitasi Binus University dan Apple Developer Academy untuk menggelar Apple Graduation dari para peserta didik Apple Developer Academy yang pertama kali di Indonsia.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 13 Maret 2019  |  16:23 WIB
BSD City Jadi Tuan Rumah Apple Developer Academy
Lisa P. Jackson (Vice President for Environment, Policy and Social Initiatives dari Apple) bersama dengan jajaran direksi Apple Developer Academy dan Binus University dalam acara wisuda 200 peserta didik Apple Developer Academy di BSD City.

Bisnis.com, JAKARTA – Pengembang properti Sinar Mas Land melalui BSD City memfasilitasi Binus University dan Apple Developer Academy untuk menggelar Apple Graduation dari para peserta didik Apple Developer Academy yang pertama kali di Indonsia.

Apple Developer Academy pada tahun pertama telah meluluskan 200 wisudawan yang telah mengikuti program beasiswa selama sembilan bulan dari Juni 2018 hingga Maret 2019. Melalui program tersebut, Apple bersama Sinar Mas Land dan Binus University berupaya mencetak lebih banyak sumber daya manusia Indonesia yang memiliki kompetensi developers kelas dunia sehingga mampu mendorong pengembangan ekonomi digital nasional.

Group CEO Sinar Mas Land Michael Widjaja mengatakan, wisuda Apple Developer Academy yang pertama ini merupakan batu pijakan menuju generasi emas pengembang aplikasi asli Indonesia yang memiliki standar global.

“Indonesia terbukti memiliki potensi sumber daya manusia yang kompeten di bidang digital dan teknologi. Potensi ini harus terus didukung dengan pembangunan infrastruktur dan ekosistem teknologi digital yang baik. Kami bangga dapat memfasilitasi para lulusan yang sudah memiliki standar global di bidang teknologi digital, sesuai dengan perusahaan setaraf Apple Inc.,” ungkapnya dikutip dalam keterangan resmi, Rabu (13/3).

Sementara itu Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Rudiantara menyatakan, BSD City memiliki keunggulan dalam mencetak talent developer yang mumpuni, karena di kawasan tersebut terdapat sejumlah institusi pendidikan di bidang IT.

“Kawasan ini berpotensi menjadi kawasan pusat teknologi setara Silicon Valley seperti yang ada di Amerika Serikat. Sementara itu, pemerintah menyediakan 20.000 beasiswa tahun ini untuk mencetak digital talent di Indonesia bekerjasama dengan universitas, dosen, mentor serta tempat dari perusahaan besar. Hal ini dilakukan, agar Indonesia mampu bersaing di era industri 4.0.,” jelasnya.

Lebih lanjut, Rudiantara menambahkan bahwa saat ini ada tiga lembah silicon di dunia, yaitu Bay Area atau Silicon Valley di Amerika Serikat, kedua adalah Bejing, China dan ketiga adalah Bangalore, India. Diharapkan Bumi Serpong Damai bisa jadi lokasi keempat,” imbuhnya.

Vice President for Environment, Policy and Social Initiatives Apple Lisa P. Jackson menjelaskan, pihaknya berterima kasih kepada wisudawan yang bekerja menggunakan produk Apple dan untuk komitmen pada wisudawan terhadap diri mereka, komunitas, negara dan dunia.

Dalam Apple Graduation batch pertama, para perwakilan peserta menampilkan lima aplikasi buatan mereka, di antaranya Nadi untuk membantu menemukan donor darah yang tepat saat keadaan darurat, Helian yang merupakan buku catatan medis yang dirancang khusus untuk perawat di rumah lanjut usia, dan Khairan untuk membantu komunitas muslim untuk mengidentifikasi arah kiblat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
apple inc

Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top