18 Peserta Kompetisi E-Sports di Asian Games 2018

Adapun 6 gim yang dipertandingkan adalah Hearthstone, StarCraft 2, Clash Royale, Arena of Valor (AOV), League of Legends (LoL), dan Pre Evolution Soccer (PES).
Dhiany Nadya Utami | 25 Juni 2018 16:40 WIB
Kenneth Fok saat konferensi pers Road to Asian Games 2018 di Hongkong, Selasa (12/6/2018) lalu - AESF.com

Bisnis.com, JAKARTA — Asian Electronic Sports Federation (AESF) merilis daftar negara yang lolos kualifikasi regional untuk bertanding di 6 cabang game dalam ajang eksebisi eSports pada Asian Games 2018 mendatang.

Berdasarkan keterangan yang ada di laman resmi AESF, ada 18 negara yang lolos kualifikasi dari jumlah 27 negara yang berpartisipasi. Negara-negara tersebut adalah China, China Hongkong, China Taipei, Vietnam, Pakistan, Kazahstan, Korea, Arab Saudi, Indonesia, Jepang, Thailand, India, Kyrgyztan, Sri Langka, Iran, Laos, Uzbekistan, dan Malaysia.

Presiden AESF Kenneth Fok menilai hadirnya cabang olahraga elektronik di Asian Games 2018 sebagai sebuah langkah besar untuk e-sport dan menjadi fondasi yang kuat untuk gelaran berikutnya pada 2022, saat e-sports resmi dipertandingkan.

“AESF amat mendukung perkembangan industri e-sports dengan mempromosikan profesionalisasi e-sports. Kami juga terus berusaha membawa e-sports ke ajang-ajang olimpiade olahraga secara resmi di masa mendatang,” katanya seperti dikutip Bisnis dari laman resmi AESF, Senin (25/6/2018).

Adapun 6 gim yang dipertandingkan adalah Hearthstone, StarCraft 2, Clash Royale, Arena of Valor (AOV), League of Legends (LoL), dan Pre Evolution Soccer (PES).

Untuk kualifikasi sendiri, gim-gim memiliki sistem yang berbeda-beda. Kualifikasi game Starcraft 2, Hearthstone, dan PES diadakan secara daring (kecuali Asia Timur), sedangkan kualifikasi game AOV dan Clash Royale diselenggarakan secara luring di Hong Kong.

Sedangkan kualifikasi gim LoL dilaksanakan di beberapa lokasi sesuai dengan regional masing-masing, untuk wilayah Asia Selatan dan Asia Tenggara di Ho Chi Minh, Vietnam; Asia Timur di Hong Kong, dan wilayah Asia Tengah dan Asia Barat dilakukan secara daring.

 

Tag : e-sports
Editor : Demis Rizky Gosta

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top