Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

SUPERMOON Bukan Pemicu Bencana: LAPAN

Kepala Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (LAPAN) Thomas Djamaluddin menyatakan bahwa secara umum fenomena supermoon bukan pemicu bencana seperti yang dikhawatirkan sejumlah orang.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 14 November 2016  |  12:25 WIB
Bulan Bumi.  - NASA
Bulan Bumi. - NASA

Bisnis.com, JAKARTA - Kepala Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (LAPAN) Thomas Djamaluddin menyatakan bahwa secara umum fenomena supermoon bukan pemicu bencana seperti yang dikhawatirkan sejumlah orang.

"Pasang maksimum selalu terjadi saat purnama karena pasang akibat bulan diperkuat oleh pasang oleh Matahari. Dalam kondisi supermoon pasang agak meningkat. Namun, dalam kondisi normal, tidak perlu ada yang diwaspadai. Secara umum supermoon bukan pemicu bencana," kata dia, Senin (14/11/2016).

Meski demikian, kalau pasang terjadi bersamaan dengan cuaca buruk maka masyarakat yang tinggal di pesisir mesti waspada."Potensi banjir rob yang melimpah ke daratan bisa terjadi di pantai. Bila terjadi hujan dan banjir di daratan, tentu saja air tidak bisa segera terbuang ke laut yang sedang pasang maksimum," kata dia.

Fenomena supermoon yang terjadi hari ini dan besok, 15 November, bisa mulai diamati sejak bulan terbit di ufuk timur (sekitar pukul 17.39 WIB) hingga Magrib sampai terbenam di ufuk Barat.

Saat itu, bulan purnama akan muncul pada ukuran terbesar dan paling terang sejak Januari 1948. Ini terjadi karena bulan mengorbit Bumi dalam lintasan orbit berbentuk elips, sehingga terkadang posisinya lebih dekat dengan planet kita dibandingkan pada waktu lain.

Astronom menyebut posisi terdekat bulan dengan Bumi ini sebagai tahap perigee. Jarak rata-rata Bumi dan bulan sekitar 384.400 kilometer.

Jarak bulan dan Bumi dalam fenomena supermoon diperkirakan sekitar 356.500 kilometer. Pada tahap ini bulan muncul sekitar 14 persen lebih besar dan 30 persen lebih terang dari suatu bulan purnama tahap perigee.

Dikenal sebagai "Beaver Moon" atau "Frost Moon",  supermoon akan menimbulkan pasang yang lebih tinggi dari normal.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bulan purnama Gerhana Bulan Total

Sumber : Antara

Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top