Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Smartphone Banjiri Pasar, Penjualan Kamera Tertekan

Bisnis.com, JAKARTA—Bisnis kamera global tengah mengalami tekanan, terlihat dari pendapatan yang jatuh ke level terendah dalam satu dekade di tengah melonjaknya penjualan ponsel pintar.
Herdiyan
Herdiyan - Bisnis.com 29 September 2013  |  23:33 WIB

Bisnis.com, JAKARTA—Bisnis kamera global tengah mengalami tekanan, terlihat dari pendapatan yang jatuh ke level terendah dalam satu dekade di tengah melonjaknya penjualan ponsel pintar.

Berbagai strategi telah dicoba dilakukan oleh sejumlah produsen kamera untuk memikat konsumen, seperti menurunkan harga jual, tetapi langkah itu belum menunjukkan hasil.

Produsen kamera terbesar ke-2 di dunia, Nikon Corp, misalnya, telah menurunkan harga untuk menarik minat konsumen.

Setelah itu, pemimpin pasar Canon Inc mungkin menyusul untuk mengikuti  langkah serupa.

Menurut UBS AG, membanjirnya ponsel pintar membuat produsen kamera kecil tertekan. Bahkan, kondisi tersebut mungkin membuat mereka sulit bersaing dan gulung tikar dari bisnis ini.

“Sudah terlalu banyak pemain [di bisnis kamera],” kata analis UBS Ryosuke Katsura di Tokyo seperti dikutip dari Bloomberg, Minggu (29/9/2013).

Menurutnya, saat ini bisnis kamera global menunjukkan pertarungan dua produsen kamera terbesar di dunia sekaligus pemimpin pasar yang sulit dikalahkan, yakni Canon dan Nikon.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

smartphone canon nikon

Sumber : Bloomberg

Editor : Nurbaiti
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top