Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PROGRAM TELEVISI DIGITAL: DPR minta jangan tergesa-gesa

JAKARTA: Kalangan Dewan meminta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menunggu selesainya pengkajian ulang Undang-Undang No. 32/2012 tentang Penyiaran sebelum penyiaran televisi digital dijalankan.Kominfo diminta tidak tergesa-gesa lantaran
News Editor
News Editor - Bisnis.com 30 Januari 2013  |  17:46 WIB

JAKARTA: Kalangan Dewan meminta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menunggu selesainya pengkajian ulang Undang-Undang No. 32/2012 tentang Penyiaran sebelum penyiaran televisi digital dijalankan.

Kominfo diminta tidak tergesa-gesa lantaran aturan yang ada dianggap belum jelas.

Anggota Komisi I DPR dari Fraksi Demokrat Ramadhan Pohan mengatakan, Komisi I akan membentuk Panitia Kerja (Panja) terkait dengan penyiaran televisi digital.

Panja itu dijadwalkan menggelar rapat Senin pekan depan. "Kami akan kupas di sana termasuk melakukan percepatan-percepatan," ujar dia di Jakarta, Rabu (30/1/2013).

Menurut dia, selama ini Kominfo terkesan terburu-buru menjalankan program digitalisasi siaran televisi itu.

Dia menegaskan, ada prosedur yang harus dilalui sebelum program itu bisa dijalankan. Komisi I, kata dia, juga sudah mengingatkan Kominfo untuk tidak membuka seleksi penyelenggara siaran televisi digital.

"Pada hakekatnya tidak ada anggota Komisi I yang menolak digitalisasi, hanya saja prosedur semua harus ada. Kami sudah ingatkan Kominfo, tapi komunikasi intensif tidak terjadi," kata Ramadhan.

Dia mengatakan, dibutuhkan dasar Undang-Undang dan Peraturan Menteri yang baik, di maa televisi digital akan dijalankan jika Undang-Undang Penyiaran yang baru sudah jadi.

Namun yang terjadi saat ini, kata dia, Kominfo justru bertindak terlalu cepat yang berpotensi menciptakan masalah baru.

"Saya justru bertanya-tanya, ada apa ini kok menggebu-gebu, tidak diselesaikan dulu," imbuh politisi yang juga mantan wartawan ini.  (ra)
 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Galih Kurniawan

Editor : Rustam-nonaktif

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top