Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KARTU PRABAYAR PREMIUM: Indosat Gencarkan Layanan SIM Mentari

JAKARTA -- PT Indosat  (Persero) , perusahaan telekomunikasi berbasis GSM, menggiatkan layanan data  melalui  peluncuran kartu prabayar premium Indosat Mentari.
Erly Rusiawati
Erly Rusiawati - Bisnis.com 17 Desember 2012  |  19:41 WIB

JAKARTA -- PT Indosat  (Persero) , perusahaan telekomunikasi berbasis GSM, menggiatkan layanan data  melalui  peluncuran kartu prabayar premium Indosat Mentari.

Kartu prabayar ini ditujukan bagi pengguna ponsel pintar. Sampai kuartal III/2012, jumlah pelanggan Mentari sebanyak 17% dari total pelanggan yang berjumlah 55,5 juta.

Direktur Utama PT Indosat Tbk Alexander Rusli mengatakan perusahaan hendak mendudukkan Mentari sebagai kartu SIM pilihan bagi pelanggan dalam mengakses layanan data via ponsel pintar.

Di dalamnya tersedia berbagai paket, seperti WhatsApp gratis selama 12 bulan, akses Internet berkuota besar dan berkecapatan tinggi, serta BlackBerry full service dan BlackBerry Gaul.Hampir 2 tahun perusahaan tidak mempromosikan kartu SIM Mentari.

"Ada pilihanlah sekarang ini. Pengguna Im3 yang memakai data lebih banyak diharapkan pindah ke Mentari," ujar Alexander di sela-sela peluncuran Indosat Mentari, Senin (17/12).

Perusahaan memiliki dua jenis kartu prabayar, yakni IM3 dan Mentari. Rata-rata pendapatan per pengguna (ARPU) IM3 mencapai Rp30.000 per bulan, lebih tinggi ketimbang ARPU Mentari yang sebesar Rp25.000 perbulan. Selain menggiatkan Indosat Mentari, pada awal 2013 nanti perusahaan meluncurkan paket-paket data baru bagi pengguna kartu SIM pascabayar Matrix.

"Tahun depan kami mau memastikan pelanggan kami tidak pergi, itu targetnya.Kami tidak ingin pelanggan lama pergi karena kecewa," kata Alexander.

Director & Chief Commercial Officer PT Indosat Tbk Erik Meijer memprediksi pengguna ponsel pintar pada 2013 di Indonesia meningkat menjadi 50% dari total pengguna ponsel. Saat ini, pengguna ponsel pintar baru 20%.

"Sekarang merupakan momen yang tepat untuk mengikuti tren. Mentari berpotensi besar, pelanggannya sebagian besar menggunakan ponsel pintar,"papar  Erik. (if) 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Wan Ulfa Nur Zuhra

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top