Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

TV BERLANGGANAN: Pelanggan di Bali Tumbuh Pesat

DENPASAR—Sejumlah pengelola tayangan televisi berlangganan menargetkan kenaikan jumlah pelanggan ritel karena yakin pasar di Bali masih mampu tumbuh pesat seiring dengan terus membaiknya iklim pariwisata.
Matroji
Matroji - Bisnis.com 13 Desember 2012  |  16:18 WIB

DENPASAR—Sejumlah pengelola tayangan televisi berlangganan menargetkan kenaikan jumlah pelanggan ritel karena yakin pasar di Bali masih mampu tumbuh pesat seiring dengan terus membaiknya iklim pariwisata.

Pengelola tayangan televisi berbayar, PT MNC Sky Vision Tbk menargetkan kenaikan jumlah pelanggan aktif menjadi 300.000 di seluruh Bali dan Nusa Tenggara pada 2013 dengan konsentrasi pemasangan pada pelanggan ritel.

Dede Wiryawan, Manager Regional Bali dan Nusa Tenggara MNC Sky Vision mengatakan target itu naik 50% jika dibandingkan dengan pelanggan aktif ritel 2012 yang mencapai 200.000 unit terpasang.

“Pertumbuhan pelanggan di Bali cukup signifikan dengan share sekitar 17% dari seluruh pelanggan nasional,” katanya, Kamis (13/12/2012).

Pada segmentasi ritel, lanjutnya, penetrasi untuk wilayah Bali akan difokuskan pada sejumlah wilayah dengan memabngun satu lagi kantor cabang di Bali barat. Estimasinya, kantor cabang baru akan didirikan di Jembrana yang nantinya membawahi Tabanan dan Gilimanuk.

Untuk pemasangan ritel di kawasan Badung yang membawahi sejumlah kawasan wisata termasuk Kuta, Jimbaran, Seminyak dan Nusa Dua akan langsung melalui kantor Denpasar. “Namun, pengembangan di kawasan wisata itu, khususnya pelanggan hotel, akan dibantu kantor pusat.”

Untuk kawasan Nusa Tenggara, jelasnya, perseroan baru melaksanakan time trial di Kupang dan Bima pada Agustus lalu. “Untuk proyeksi kedepan, Kupang, dan Bima akan mampu menopang jumlah pelanggan ritel regional Bali.”

Secara nasional, pengelola televisi satelit Indovision milik konglomerat Hary Tanoesoedibjo itu menguasai pelanggan sekitar 1,54 juta pelanggan di Indonesia.

Iklim persangingan pun mulai dibangun dengan kompetisi pada tarif langganan dan layanan. PT Supra Primatama Nusantara, pengelola Biznet Network pun berencana memasuki pasar Bali dengan target operasi pada semester II/2013.

Bagus Wicaksono, Branch Manager Bali & Surabaya PT Supra Primatama Nusantara mengatakan layanan televisi berbayar dengan nama Max3 akan segera masuk ke wilayah Bali dan sekitarnya. Saat ini proses legalitas di tingkat daerah maish dalah tahap finalisasi pengurusan.

Seluruh jaringan, terkait teknologi pita lebar (fiber optic)sudah dalam kondisi siap untuk melayani pelanggan. “Saat ini Biznet menguasai 500 pelanggan yang tersebar di Denpasar, Badung dan Ubud, Gianyar dengan penyediaan bandwidth mencapai 500 megabyte.”

Pada tahun ini, Biznet memperluas jaringan fiber optic untuk melayani kebutuhan koneksi internet berkualitas tinggi di daerah pariwisata Ubud. Pada perluasan jaringan itu difokuskan untuk melayani kebutuhan dunia pariwisata yang masih terus menggeliat.

Kabel fiber optic sepanjang 35 km akan dipasang dari Denpasar ke Ubud dengan pemasangan tiang pemancar di Ubud. “Kami yakin dengan perluasan jaringan ini penyediaan jaringan internet mampu menjawab kebutuhan bisnis seperti pertemuan MICE di kawasan Bali selatan.”

Biznet Networks merupakan operator telekomunikasi fixed line dan multimedia yang berdiri menyediakan jaringan internet, data center, cloud computing dan layana televisi berbayar dengan mengoperasikan jaringan fiber optic.(ems)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Muhammad Khamdi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top