Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

JASA INTERNET: Tanpa infrastruktur baru, pengusaha kuatkan kolaborasi

JAKARTA: Pengusaha penyedia jasa internet (ISP) mulai berkolaborasi meningkatkan pasar layanan ke daerah lain tanpa pembangunan infrastruktur baru.Sammy Pangerapan, Wakil Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Jaringan Internet Indonesia (APJII) mengaku dari
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 23 Mei 2012  |  12:06 WIB

JAKARTA: Pengusaha penyedia jasa internet (ISP) mulai berkolaborasi meningkatkan pasar layanan ke daerah lain tanpa pembangunan infrastruktur baru.Sammy Pangerapan, Wakil Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Jaringan Internet Indonesia (APJII) mengaku dari 253 pelaku usaha yang terdaftar, sebagian besar di antaranya tidak lagi mau membangun infrastruktur baru di tengah ketatnya persaingan dengan ISP lain, termasuk operator telekomunikasi."Kami mulai melakukan kerjasama dalam bentuk B to B untuk meningkatkan layanan," ujarnya, hari ini.Perusahaan penyedia jasa internet sebelumnya jarang yang berani menerima atau mencari proyek di luar daerah jangkauannya, dimana perusahaan tersebut telah membangun atau memiliki infrastruktur. Kini, ISP berani mengambil proyek daerah mana saja.Sammy menjelaskan ISP yang memiliki kontrak atau proyek tetapi tidak punya infrastruktur di daerah tersebut akan menggunakan fasilitas dan jaringan, atau sumber daya lainnya, dari ISP yang sudah punya sumber daya di daerah itu. Hal ini dapat menekan biaya investasi.Sebagai gambaran ISP A memiliki jaringan Wi-Fi 2.4 atau 5.8 disuatu daerah, dimana ISP B ada pekerjaan di sana. ISP B tidak perlu melakukan pembangunan jaringan, cukup melakukan kerjasama B to B yang saling menguntungkan.Sammy menambahkan hal tersebut tentu saja tidak semerta-merta membuka peluang ISP untuk bersaing memperebutkan proyek di daerah lain. Masih ada kode etik.Salah satu contohnya ISP A punya jaringan di Jakarta dan Surabaya, dia dapat tender layanan Jakarta, Surabaya, dan Bali. Daripada membangun baru di Bali, dia memilih menggunakan fasilitas infrastruktur hingga sumber daya manusia dari ISP B yang selama ini melayani daerah tersebut."Saat ini yang dilakukan itu sharing resources. Supaya tidak ada investasi baru. Ada yang per proyek, ada jangka panjang," ujarnya. (arh)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Annisa Lestari Ciptaningtyas

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top