Presiden resmikan pemancar TV digital

Yeni H. Simanjuntak
Yeni H. Simanjuntak - Bisnis.com 22 Desember 2010  |  03:58 WIB

JAKARTA: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meresmikan pemancar televisi digital TVRI Jakarta, Surabaya, dan Batam, yang akan menjadi standar baru siaran TV secara global.

Presiden didampingi oleh Menteri Komiunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring, Gubermur DKI Jakarta Fauzi Bowo, dan Direktur Utama TVRI Imas Sunarya meresmikan pemancar televisi digital itu, kemarin.

Digitalisasi siaran televisi Indonesia itu diklaim lebih awal daripada yang diterapkan oleh pemerintah dan industri pertelevisian Amerika Serikat, yang menurut rencana, baru akan dimulai pada 2011.

Siaran televisi digital itu menggantikan teknologi analog yang selama ini digunakan di Indonesia, yang keunggulannya tidak hanya pada kualitas gambar, tetapi juga pada kemampuannya yang mobile.

Televisi tidak hanya statis diakses dan disaksikan di rumah, perkantoran ataupun tempat umum lainnya yang dipasang secara permanen, tetapi juga dapat diakses dalam posisi bergerak di perangkat seluler ataupun perangkat televisi, termasuk yang dipasang di mobil dengan kualitas gambar cukup jernih.

TV digital ini juga memiliki kemampuan interaktif antara stasiun televisi dan penonton, sedangkan sistem analog tidak dapat melakukan hal itu.

Di era digital, memang terbuka kemungkinan ada interaksi antara penonton dan stasiun televisi, yang membuat penyiaran televisi semakin terasa sebagai event komunitas.

Selan itu, masyarakat akan memperoleh pilihan program siaran yang lebih banyak dan bervariasi serta secara ekonomis membuka peluang lebih besar bagi industri penyiaran dan industri konten.

Pemerintah berharap dengan peresmian pemancar televisi digital itu, TVRI menjadi perintis dalam penerapan teknologi siaran digital di Indonesia.(jha)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top