WPRF 2024, Menkominfo Bicara Masa Depan AI

Hafiyyan
Selasa, 23 April 2024 | 20:52 WIB
Menkominfo Budi Arie Setiadi mengatakan dunia perhumasan juga bisa memanfaatkan teknologi digital seperti kecerdasan buatan untuk meningkatkan kualitas.
Menkominfo Budi Arie Setiadi mengatakan dunia perhumasan juga bisa memanfaatkan teknologi digital seperti kecerdasan buatan untuk meningkatkan kualitas.
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Dunia perhumasan bisa memanfaatkan teknologi digital seperti kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan kualitas.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi mengatakan dunia perhumasan juga bisa memanfaatkan teknologi digital seperti kecerdasan buatan untuk meningkatkan kualitas. Namun, jangan sampai penggunaan teknologi melupakan dimensi manusia.

“Indonesia saat ini tengah menjadi bagian lampu sorot dunia. Belum lama ini CEO Apple berkunjung ke Indonesia. Tentunya kita tidak ingin hanya menjadi pasar potensial tapi bagaimana Indonesia harus menjadi pengembangan pertumbuhan dan kecepatan teknologi digital. Karena itu, para praktisi humas harus terus menyebarkan informasi yang positif tentang Indonesia,” kata Budi Arie saat menjadi pembicara kunci di Road to WPRF 2024 di Jakarta, Selasa (23/4/2024).

World Public Relations Forum (WPRF) tahun ini akan digelar di Merusaka, Nusa Dua, Bali pada 19-22 November 2024. Acara ini akan mengumpulkan para ahli-praktisi di bidang humas dan manajemen komunikasi dari seluruh dunia.

Budi Arie Setiadi mengatakan, ajang WPRF 2024 ini diharapkan bisa membuat kualitas Perhumas dan juga praktisi humas meningkat. Indonesia memerlukan promosi yang masif ke dunia luar dan di sini lah, peran humas diperlukan.

Ketua Umum Perhumas Boy Kelana Soebroto mengungkapkan antusiasmenya untuk menyelenggarakan forum ini di Indonesia. Pada WPRF 2024 nanti, Perhumas juga akan meluncurkan kode etik kehumasan yang dibuat bersama dengan Kementerian Kominfo. Kode etik ini dibuat dengan adaptasi dari adanya kecerdasan buatan.

Menurut Boy, kehadiran AI dapat membantu tugas humas tapi sentuhan manusia juga tidak boleh ditinggalkan. Karena itu, Perhumas mengajak semua praktisi humas untuk mengoptimalkan pekerjaan komunikasi dengan menggunakan AI secara bertangungjawab.

WPRF 2024 akan menampilkan pidato utama, diskusi panel, lokakarya, dan kesempatan berjejaring yang dirancang untuk meningkatkan pengembangan profesional dan kolaborasi global di antara para peserta. Forum ini juga akan menyelenggarakan Global PR and Communications Awards yang bergengsi, yang memberikan penghargaan atas keunggulan dan inovasi di bidangnya.

Presiden dan CEO Global Alliance Justin Green menyoroti pentingnya pertemuan ini, dengan menyatakan, WPRF 2024 merupakan kesempatan yang belum pernah terjadi sebelumnya bagi komunitas PR global untuk bersatu dan berkolaborasi untuk meningkatkan peran PR dalam mencapai kesejahteraan masyarakat dan kesuksesan organisasi.

Sebagai bagian dari WPRF 2024, Konvensi Humas Indonesia (KHI) dan Pertemuan Humas Muda Indonesia (PEMUDA) akan menjadi acara utama. Acara-acara ini, yang merupakan bagian integral dari lanskap PR di Indonesia, akan menyediakan forum tambahan untuk wacana dan inovasi, yang akan semakin memperkaya pengalaman WPRF. Katadata telah ditunjuk sebagai mitra manajemen acara resmi untuk memastikan pengalaman yang dikurasi secara profesional bagi semua peserta.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Penulis : Hafiyyan
Editor : Hafiyyan
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper