Lenovo Cetak Pertumbuhan Pendapatan Usai 5 Kuartal Berturut-turut Negatif

Rahmad Fauzan
Kamis, 22 Februari 2024 | 21:46 WIB
Pengguna memegang Lenovo Legion 9i, Leptop dengan AI pertama di dunia/dok. Lenovo
Pengguna memegang Lenovo Legion 9i, Leptop dengan AI pertama di dunia/dok. Lenovo
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA –Lenovo kembali mengalami pertumbuhan pendapatan setelah mencatatkan kinerja negatif selama 5 kuartal terakhir.

Mengutip Reuters, pendapatan pabrikan komputer pribadi asal China itu tumbuh 3% secara tahunan (year on year/yoy) pada kuartal IV/2023 dengan nilai mencapai US$15,72 miliar.

“Pendapatan tumbuh di sebagian besar pasar,” kata CEO Lenovo Yang Yuangqing, dikutip Bisnis.com, Kamis (22/2/2024).

Peneliti Gartner melaporkan pengapalan komputer pribadi atau PC Lenovo tumbuh 3,2% yoy secara global pada kuartal ketiga tahun lalu.

Gartner menyebut Lenovo menguasai 25,6% pasar PC global pada kuartal terakhir tahun lalu. Di belakangnya menyusul pabrikan lain seperti HP, Dell, dan Apple.

Sementara itu, data IDC memperkirakan angka pengapalan PC AI Lenovo menembus 50 juta unit tahun ini. Angka itu diestimasikan naik menjadi 167 juta pada 2027.

“Pasar produk berbasis AI bakal tumbuh 2 kali lipat lebih banyak dibandingkan dengan produk tradisional,” kata Yang.

Lenovo merupakan mitra strategis produsen cip asal Amerika Serikat, Nvidia. Kendati AS melakukan pelarangan ekspor AI segmen high end ke China, Yang menyebut pasokan cip kepada Lenovo masih aman.

Kendati tumbuh di sebagian besar pasar, pendapatan Lenovo di negara sendiri justru anjlok 10% yoy pada periode yang sama.

Kinerja negatif perusahaan di Negeri Panda disebut terjadi karena pelambatan ekonomi yang terjadi di negara ekonomi terbesar kedua dunia itu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Penulis : Rahmad Fauzan
Editor : Leo Dwi Jatmiko
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper