Jokowi Minta Kemkominfo Prioritaskan Belanja Iklan Untuk Media

Anshary Madya Sukma
Selasa, 20 Februari 2024 | 18:37 WIB
Jokowi saat membuka Konvensi Kampus XXIX dan Temu Tahunan XXV Forum Rektor Indonesia di Universitas Negeri Surabaya, Senin (15/1/2023). (ANTARA/Tangkapan layar Youtube Unesa)
Jokowi saat membuka Konvensi Kampus XXIX dan Temu Tahunan XXV Forum Rektor Indonesia di Universitas Negeri Surabaya, Senin (15/1/2023). (ANTARA/Tangkapan layar Youtube Unesa)
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika (kemkominfo) untuk memprioritaskan belanja iklan di perusahaan media.

Hal tersebut disampaikan Jokowi saat menghadiri acara hari puncak pers nasional di Ancol, Jakarta Utara pada Kamis (20/2/2024). 

"Saya juga meminta Menkominfo memprioritaskan belanja iklan pemerintah untuk perusahaan pers. Ini berkali-kali saya sampaikan. Minimal untuk bantalan jangka pendek," ujar Jokowi.

Dia juga mengaku bahwa kebijakan ini tidak akan menyelesaikan persoalan di perusahaan media secara keseluruhan. 

Kendati demikian, suntikan biaya dari iklan itu diharapkan agar media mampu bertahan di era transformasi digital.

"Memang ini tidak menyelesaikan masalah secara keseluruhan perusahaan pers dan kita semua harus tetap memikirkan bagaimana menghadapi transformasi digital ini," imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi juga berpesan agar media selaku salah satu pilar penjaga demokrasi agar bisa memberikan informasi sebenar benarnya.

Selain itu, orang nomor satu di Indonesia ini menyampaikan agar perusahaan media dapat membuat inovasi untuk merespons perubahan zaman dan mampu berdiri secara mandiri.

"Terakhir saya ingin titip dua pesan pertama pers harus tetap menjadi salah satu pilar penjaga demokrasi, pers harus menjadi rumah bersama utk menjernihkan informasi, beritakanlah fakta-fakta apa adanya, tapi bukan mengada ada, bukan asumsi-asumsii, bukan seolah olah ada," pungkasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper