Google PHK Ratusan Karyawan di Divisi Perangkat Keras AR

Crysania Suhartanto
Kamis, 11 Januari 2024 | 13:08 WIB
Kantor pusat Google di Mountain View, California, Amerika Serikat./Bloomberg
Kantor pusat Google di Mountain View, California, Amerika Serikat./Bloomberg
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Perusahaan raksasa teknologi Google lakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) kepada ratusan karyawan di tim perangkat keras, terutama di bagian realitas campuran (augmented reality/AR).

Mengutip 9to5google, efisiensi ini dilakukan pasca reorganisasi tim perangkat keras dari divisi Pixel, Nest, dan Fitbit.

“Sepanjang paruh kedua 2023, sejumlah tim kami melakukan perubahan untuk menjadi lebih efisien dan bekerja lebih baik, serta menyelaraskan sumber daya mereka dengan prioritas produk terbesar mereka. Beberapa tim terus melakukan perubahan organisasi seperti ini, termasuk penghapusan peran secara global,” ujar juru bicara Google, dikutip dari Reuters.

Diketahui, selama ini divisi Pixel, Nest, dan Fitbit memiliki tim yang berbeda dan independen untuk menangani desain, rekayasa perangkat keras, perangkat lunak, UI, dan lain-lain.

Namun, Google tengah merestrukturisasi tim perangkat tersebut menjadi satu, sehingga tim tersebut nantinya harus bertanggung jawab atas perangkat keras Pixel, Nest, dan Fitbit sekaligus. 

Nantinya, hanya ada satu pemimpin untuk seluruh perangkat keras Google. Alhasil para pendiri Fitbit, seperti James Park dan Eric Friedman pun pergi meninggalkan Google. 

“Beberapa peran dihilangkan dari DSPA dengan sebagian besar dampaknya terjadi pada tim Perangkat Keras 1P AR. Meskipun kami melakukan perubahan pada tim perangkat keras AR 1P, Google terus berkomitmen penuh terhadap inisiatif AR lainnya, seperti pengalaman AR dalam produk kami, dan kemitraan produk,” ujar Google, dikutip dari 9to5google.

Sebagai informasi, Google lebih dulu mengakuisisi perusahaan hardware Nest dengan harga US$3,2 miliar pada 2014. Lalu pada 2019, Google juga mengakuisisi perusahaan elektronik dan kebugaran Fitbit pada 2019 seharga US$2,1 miliar. 

Sementara Pixel merupakan merek elektronik yang memang dikembangkan oleh Google.

Mengutip The Verge, kabar ini tidak mengejutkan. Pada 2023, Google tengah gencar mempromosikan Pixel Watch, jam tangan kesehatan yang dikembangkan langsung oleh Google. Sementara fitur-fitur favorit dari jam tangan Fitbit justru dihentikan.

Alhasil, tindak tersebut secara tidak langsung mendorong orang untuk menggunakan Pixel Watch bukan Fitbit band. The Verge menulis, perusahaan bahkan diam-diam menarik penjualan produk Fitbit di sejumlah negara.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Editor : Kahfi
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper