TikTok Shop Buka Lagi, Apa Bedanya dengan yang Lama?

Hesti Puji Lestari
Rabu, 22 November 2023 | 09:05 WIB
Ilustrasi tiktok shop/facebook
Ilustrasi tiktok shop/facebook
Bagikan

Bisnis.com, SOLO - TikTok Shop dikabarkan akan segara buka lagi dalam waktu dekat, lalu muncul pertanyaan, apa bedanya dengan yang lama?

Seperti diketahui, TikTok Shop resmi ditutup di Indonesia terhitung efektif sejak 4 Oktober 2023. Keputusan itu diambil menyusul ditetapkannya Permendag 31 Tahun 2023 yang melarang platform media sosial berperan ganda sebagai e-commerce.

Tiktok dianggap melanggar regulasi pemeritah Indonesia. Undang-Undang mengatakan bahwa media sosial tak bisa digabung dengan e-commerce.

Oleh sebab itu, pemerintah meminta TikTok untuk memisahkan fungsi dari platform mereka tersebut. Nantinya, aplikasi TikTok hanya bisa digunakan untuk media promosi.

Sedangkan untuk berjualan, pemerintah meminta TikTok untuk membuat e-commerce sendiri.

Sejak saat pengumuman penutupan tersebut, tak lagi ditemukan keranjang kuning di TikTok Shop.

Para pedagang menggunakan link e-commerce lain yang mereka sematkan untuk membuat pengguna TikTok membeli produk mereka. Padahal, adanya keranjang kuning ini sangat membantu konsumen.

Alih-alih harus membuka aplikasi baru, mereka hanya perlu memilih barang kemudian membayarnya.

Namun tenang, TikTok Shop akan segera kembali buka di Indonesia. Tapi pertanyaannya, apa beda dengan yang lama?

Prediksi TikTok Shop yang baru

Saat ini, TikTok memang belum memperkenalkan tampilan TikTok Shop yang baru. Akan tetapi, kemungkinan cara kerjanya akan berbeda dari yang lama.

Bukan tanpa alasan, sebab TikTok Shop nantinya akan bekerjasama dengan salah satu e-commerce lokal Indonesia.

Hal tersebut sempat disinggung oleh Asisten Deputi Pembiayaan dan Investasi UKM, Deputi Bidang UKM, KemenKop UKM, Temmy Satya Permana.

Dia mengatakan jika TikTok kemungkinan tidak akan membentuk badan usaha atau PT baru untuk TikTok Shop tersebut. Rencananya, Tiktok Shop akan menggandeng salah satu mitra e-commerce lokal. 

Meski demikian, dirinya enggan menyebutkan calon-calon mitra e-commerce TikTok Shop yang dimaksud.

“Saya tidak berani bilang ya [calon mitra TikTok Shop], pokoknya kita lihat saja pola yang akan dijalankan yang mana. Yang terpenting, siapapun pemainnya disini harus comply ke regulasi,” jelas Temmy.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper