Pengguna FMC XL Axiata Tumbuh Kuartal III/2023, Target Hampir Tercapai

Crysania Suhartanto
Rabu, 22 November 2023 | 22:52 WIB
Group Head Network Planning & Design XL Axiata, Fadly Hamka (kiri) bersama Group Head Product Strategy XL Axiata, Rendhita Istimarini Putri dalam acara media update memperkenalkan teknologi Fiber To The Room (FTTR) pada layanan konvergensi atau Fixed Mobile Convergence (FMX) XL SATU di Jakarta, Senin (17/7)/Dok. XL Axiata
Group Head Network Planning & Design XL Axiata, Fadly Hamka (kiri) bersama Group Head Product Strategy XL Axiata, Rendhita Istimarini Putri dalam acara media update memperkenalkan teknologi Fiber To The Room (FTTR) pada layanan konvergensi atau Fixed Mobile Convergence (FMX) XL SATU di Jakarta, Senin (17/7)/Dok. XL Axiata
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - PT XL Axiata Tbk. (EXCL) mencatatkan pertumbuhan layanan konvergensi (fixed-mobile convergence/FMC) XL Satu pada kuartal III/2023. Target 150.000 pelanggan FMC pada 2023 hampir tercapai. 

Merujuk pada laporan info memo, jumlah pengguna layanan internet rumah XL Axiata mencapai 206.000 pada kuartal III/2023 atau bertambah sekitar 52.000 pengguna dibandingkan dengan kuartal II/2023. 

Dari ratusan ribu pengguna XL Home tersebut, sekitar 69% atau 143.000 teridentifikasi merupakan pengguna layanan XL Satu atau produk FMC. Artinya, XL Axiata hanya cukup menambah 7.000 pelanggan FMC untuk melampaui target. 

“Cakupan FMC sekitar 69% dengan pelanggan mencapai 143.000 pelanggan,” tulis XL, Rabu (22/11/2023). 

Dalam mencapai pertumbuhan tersebut, XL Axiata menerapkan tiga strategi yaitu dengan mengincar lokasi spesifik, harga layanan kompetitif, hingga pengoptimalan perangkat digital untuk mengakuisisi pelanggan baru. 

Sementara itu, untuk total pelanggan yang terlayani mengalami penurunan 600.000 pelanggan secara kuartalan menjadi 57,5 juta pelanggan pada kuartal III/2023. Penurunan terjadi di segmen pelanggan prabayar. Sementara itu pelanggan pascabayar naik tipis menjadi 1,6 juta. 

Kemudian, angka rata-rata pendapatan (ARPU) XL per pengguna pun berada di posisi stagnan walaupun memang masih hijau. Diketahui, pada kuartal ini, ARPU pelanggan prabayar masih berada di angka Rp40.000 per orang dan pelanggan pascabayar mencapai Rp91.000.

“(Rata-rata) ARPU bertahan di level Rp42.000 di kuartal III/2023 didukung oleh perbaikan harga di tengah dinamika pasar dan pencapaian puncak kuartal sebelumnya,” tulis XL.

Kendati demikian, jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, angka ARPU gabungan pada September 2023 memang mengalami kenaikan dari Rp38.000 pada 2022 menjadi Rp41.000.

Pada September 2022, jumlah total BTS yang dimiliki XL adalah sebanyak 147.467 unit yang terdiri atas 55.304 BTS 2G, 1.989 BTS 3G, dan 90.174 BTS 4G. 

Namun pada September 2023, jumlah BTS XL meningkat hingga 158,225 unit yang terdiri atas 53.653 BTS 2G, 1.164 BTS 3G, dan 103.408 BTS 4G.

Selain itu, persentase fiberisasi atau fiber to the site (FTTS) yang dilakukan XL juga meningkat 800 basis points, dari 52% pada kuartal III/2022 menjadi 61% pada kuartal III/2023. Artinya, sebanyak 61% dari titik layanan XL Axiata telah berbasis serat optik. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper