XL Axiata (EXCL) dan Link Net (LINK) Bangun 1 Juta Homepass Baru, Ekspansi FMC

Rahmi Yati
Jumat, 30 Juni 2023 | 10:00 WIB
Teknisi PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) melakukan pemeliharaan perangkat pada menara Base Transceiver Station (BTS) di kawasan Lok Baintan, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Minggu (15/4/2019)./Bisnis-Rachman
Teknisi PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) melakukan pemeliharaan perangkat pada menara Base Transceiver Station (BTS) di kawasan Lok Baintan, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Minggu (15/4/2019)./Bisnis-Rachman
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) dan PT Link Net Tbk (Link Net) memperkuat sinergi untuk mendorong percepatan penetrasi pasar layanan Fixed Broadband (FBB) dan Fixed Mobile Convergence (FMC).

Keduanya berkolaborasi membangun dan mengoperasikan jaringan 1 juta homepass di sejumlah kota/kabupaten di Indonesia.

Usai penandatanganan Fiber to the Home Network Development and Operation Agreement pada 28 Juni 2023, Presiden Direktur & CEO XL Axiata, Dian Siswarini mengatakan bahwa pembangunan jaringan 1 juta homes passed ini ditargetkan berlangsung dalam satu tahun di lebih dari 10 kota/kabupaten yang berada di beberapa provinsi, termasuk di luar Jawa. 

Dia mengatakan jaringan 1 juta homes passed ini merupakan jaringan baru, bukan termasuk jaringan milik Link Net yang sudah ada.

Melalui kerja sama jaringan ini, XL Axiata berharap mampu menjangkau pasar konvergensi yang lebih luas, seiring dengan terus meningkatnya permintaan pasar di wilayah yang lebih luas.

 "XL Axiata berharap dapat memanfaatkan segala keunggulan yang dimiliki Link Net yang kita semua tahu merupakan perusahaan terbesar di Indonesia sebagai penyedia layanan internet fixed line yang sangat berpengalaman,” kata Dian dikutip, Jumat (30/6/2023). 

Dengan menambah 1 juta homes passed ini, kata Dian, XL Axiata berharap mampu mendorong percepatan pencapaian 450.000 home connect serta penetrasi konvergensi layanan (FMC) XL SATU hingga sebesar 150.000 pelanggan pada tahun ini.

Dalam kerja sama ini, XL Axiata telah menyiapkan perencanaan (planning) dan desain target pasar yang bisa melayani kebutuhan layanan konvergensi (convergence).

Adapun Link Net akan melakukan desain jaringan dan kapasitas yang dapat memenuhi kebutuhan target pasar XL Axiata. 

Terkait investasi, hingga saat ini sejumlah biaya pembangunan masih dalam proses perhitungan kedua perusahaan. Investasi penggelaran fiber akan dilakukan dari pihak Link Net.

Investasi dari pihak XL Axiata lebih berfokus pada penyambungan last-mile dan pemasangan alat CPE (Customer Premises Equipment) ke rumah-rumah pelanggan.  

“Setelah akuisisi, peluang kerja sama terus dieksplorasi oleh XL Axiata dan Link Net. Benang merah dari kolaborasi kedua pihak adalah mewujudkan visi XL Axiata sebagai penyedia layanan konvergensi terdepan di Indonesia yang menggabungkan layanan internet fixed broadband dan internet mobile,“ imbuh Dian.

 Presiden Direktur & CEO Link Net, Marlo Budiman mengatakan pengembangan jaringan telah dimulai dan perseroan masih sesuai target untuk membangun 1 juta Fiber-To-The-Home (FTTH) homes passed tambahan pada tahun mendatang. 

Dia mengatakan kolaborasi ini merupakan langkah awal untuk menambah 5 juta FTTH homes passed tambahan ke jaringan kami dalam 5 tahun mendatang.

"Hal ini sejalan dengan strategi Link Net untuk mentransformasi bisnis menjadi perusahaan infrastruktur yang akan mengoperasikan jaringan fiber akses terbuka yang dapat digunakan oleh berbagai ISP di Indonesia,” kata Marlo.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Penulis : Rahmi Yati
Editor : Leo Dwi Jatmiko
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper