Telkom (TLKM) Jamin Harga Paket Bundling Indihome & Telkomsel Kompetitif

Dea Andriyawan
Minggu, 11 Juni 2023 | 22:00 WIB
Warga melintasi iklan Telkomsel di Jakarta, Selasa (11/10/2022). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Warga melintasi iklan Telkomsel di Jakarta, Selasa (11/10/2022). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Bagikan

Bisnis.com, BANDUNG - PT Telkom Indonesia menyatakan bahwa sejauh ini, rencana integrasi Indihome dan Telkomsel pada 1 Juli 2023 belum mengalami perubahan. Nantinya, Telkomsel dan Indihome bakal dipasarkan satu paket atau bundling kepada konsumen. 

VP Corporate Communication Telkom Indonesia Andri Herawan Sasoko memastikan, meskipun terjadi migrasi, layanan kepada pelanggan tidak akan ada yang berkurang baik secara pelayanan maupun secara kualitas. 

Selain itu, sebagian karyawan Telkom juga akan dipindahkan ke Telkomsel untuk menjaga kualitas layanan yang optimal.

"Kami akan menjaga kualitas layanan tetap terjamin. Tidak memengaruhi pelayanan pelanggan," jelas dia di Bandung, beberapa waktu lalu. 

Dia mengakui memang akan ada penyesuaian harga dari bundling Telkomsel dan Indihome ini. Namun, ia memastikan perubahan harga akan tetap kompetitif sehingga masih menarik untuk konsumen. 

"Harapannya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat pengguna layanan Indihome dan Telkomsel, " katanya. 

Pada 1 Juli 2023 mendatang, nantinya Telkomsel dan Indihome bakal memainkan peran bisnis masing-masing. Yakni Telkom akan memokuskan diri pada pengembangan sektor bisnis ke bisnis (B2B), sementara Indihome akan berfokus pada pasar bisnis ke konsumen (B2C).

Sasoko menjelaskan, alasan pengintegrasian dua produk BUMN pelat merah ini lantaran pertumbuhan pendapatan dalam sektor seluler yang mengalami tekanan. Hal ini menimbulkan kekhawatiran akan terjadinya stagnasi, berbeda dengan situasi di luar negeri yang terus mengalami pertumbuhan.

Di sisi lain, penggunaan data internet terus meningkat, namun pendapatan operator tetap stagnan. Pendapatan rata-rata per pengguna (ARPU) Indihome juga mengalami penurunan, sementara konsumsi data terus meningkat.

Dalam rangka penggabungan ini, Telkom berencana untuk meluncurkan layanan fixed mobile convergence (FMC), yang akan memberikan inovasi layanan bersama atau bundling kepada pelanggan. Misalnya, bagi kawasan yang sulit dijangkau oleh kabel serat optik, Telkomsel dapat menawarkan layanan melalui satelit.

Penggabungan ini juga diharapkan akan memberikan efisiensi baik kepada perseroan maupun kepada pelanggan. 

Telkom berharap bahwa dengan pengintegrasian ini, pendapatan perseroan akan mengalami peningkatan. 

Saat ini, Indihome memiliki sekitar 9,4 juta pelanggan, sementara Telkomsel memiliki 170 juta pelanggan. 

"Diharapkan bahwa penggabungan ini akan membawa sharing market bagi kedua layanan, terutama karena jumlah pelanggan Telkomsel yang signifikan," tandasnya.

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper