Sony: Berkat The Last Of Us, Penjualan PC hingga Gim Melejit

Khadijah Shahnaz Fitra
Rabu, 24 Mei 2023 | 10:25 WIB
Ilustrasi gim The Last of Us Part II./www.playstation.com
Ilustrasi gim The Last of Us Part II./www.playstation.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Sony Group Corporation, produsen teknologi mengatakan drama/series The Last Of Us meningkatkan penjualan serial gim yang menjadi basisnya serta peningkatan penjualan personal computer (PC).

"Kami dapat melihat dengan sangat, sangat jelas bahwa setiap kali sebuah episode dari acara tersebut ditayangkan, penjualan game tersebut meningkat dengan sangat dramatis," ujar CEO Sony Interactive Entertainment Jim Ryan dalam sebuah pengarahan kepada para investor dikutip dari Reuters, Rabu (24/5/2023).

Keberhasilan acara ini merupakan contoh penting dari upaya Sony untuk mendorong bisnis di berbagai lini bisnis yang berbeda setelah bertransformasi dari produsen elektronik menjadi raksasa hiburan yang mencakup game, musik, dan film.

Sony juga telah membawa waralaba The Last Of Us, yang menggambarkan karakter-karakter yang berjuang untuk bertahan hidup di Amerika Serikat pasca-apokaliptik, ke PC sebagai bagian dari upaya untuk melakukan diversifikasi di luar konsol.

"Bisnis PC kami telah menjadi penyumbang keuntungan yang signifikan," kata Ryan.

Sony memperkirakan pendapatan PC akan mencapai US$450 juta pada tahun ini dibandingkan dengan US$80 juta pada tahun-tahun sebelumnya.

Di konsol, gangguan rantai pasokan telah mereda dengan penjualan PlayStation 5 yang kemungkinan besar akan mengejar dan kemudian melampaui PlayStation 4 selama tahun ini. Sementara itu, para investor sedang menunggu rincian lebih lanjut tentang ekspansi ke layanan langsung dan game mobile.

Sementara kekuatan tradisional Sony ada pada game single-player, lebih dari separuh investasi PlayStation tahun ini akan digunakan untuk game layanan langsung, yang menawarkan permainan yang terus diperbarui.

Inovasi dalam teknologi cloud dan kecerdasan buatan secara luas diperkirakan akan mengguncang industri game, di mana Sony telah memainkan peran sebagai penjaga gerbang.

"Kami memiliki beberapa rencana yang cukup menarik dan cukup agresif untuk mempercepat inisiatif kami di bidang cloud yang akan terungkap dalam beberapa bulan mendatang," ujar Ryan tanpa memberikan rinciannya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper