Alasan Mahfud MD Lanjutkan Proyek BTS 4G Meski Kena Korupsi

Leo Dwi Jatmiko
Senin, 22 Mei 2023 | 14:53 WIB
Teknisi melakukan perawatan Base Transceiver Station (BTS) di kawasan Gunung Pancar, Kabupaten Bogor, Selasa (30/8/2022). Bisnis/Arief Hermawan P
Teknisi melakukan perawatan Base Transceiver Station (BTS) di kawasan Gunung Pancar, Kabupaten Bogor, Selasa (30/8/2022). Bisnis/Arief Hermawan P
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) berupaya akan terus melanjutkan proyek pembangunan jaringan telekomunikasi BTS 4G di daerah terpencil, di tengah dugaan korupsi yang terjadi di proyek tersebut.

Plt. Menteri Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Mahfud MD mengatakan upaya melanjutkan proyek BTS 4G mempertimbangkan bahwa proyek BTS 4G adalah proyek multiyear

Proyek tersebut mengikat dana anggaran untuk masa lebih dari 1 (satu) tahun anggaran. Proyek ini dilaksanakan dan dibiayai melalui APBN.

“Sekarang masih diusahakan untuk dilanjutkan karena itu proyek multiyear, dan telah berlangsung 14 tahun. Kalau tidak diteruskan rugi,” kata Mahfud, Senin (22/5/2023).

Dia mengatakan. proyek BTS 4G akan tetap jalan sebagai kebijakan strategi nasional di bidang komunikasi dan informasi.

Mahfud meminta agar masyarakat membedakan proyek strategi nasional dengan kasus hukum yang terjadi. Dia menegaskan kasus hukum tetap akan berjalan sesuai dengan apa yang dilakukan oleh Kejaksaan Agung.

“Saya membuka diri. Silahkan saja Kejaksaan kalau membutuhkan informasi,” kata Mahfud.

Sebelumnya, Kementerian Komunikasi dan Informatika berencana membangun BTS 4G di 7.904 lokasi selama periode 2021-2022. Sebanyak 5.204 lokasi atau sekitar 65 persen berada di Papua.

Pembangunan BTS di daerah tersebut untuk mengurangi kesenjangan telekomunikasi, yang menjadi salah satu isu di Papua sejak lama. Pembangunan BTS 4G di daerah 3T pun dibagi menjadi dua fase.

Untuk Fase I, pembangunan menyasar 4.200 lokasi dengan target penyelesaian pada 2022. APBN yang disiapkan untuk membangun ribuan BTS tersebut sekitar Rp10 triliun. Sementara itu fase II sebanyak 3.704 lokasi, dengan target penyelesaian sesuai dengan anggaran yang tersedia.

Sayangnya, dari ribuan BTS yang akan dibangun, hingga 2023 atau melebihi tenggat yang ditetapkan, jumlah BTS yang aktif baru sekitar 900-an BTS.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Penulis : Leo Dwi Jatmiko
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper