Oracle Bangun Second Cloud Region di Singapura, Ini Alasannya

Akbar Evandio
Jumat, 7 April 2023 | 21:09 WIB
Ilustrasi ruangan server komputer penopang layanan komputasi awan./CC0
Ilustrasi ruangan server komputer penopang layanan komputasi awan./CC0
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Oracle mengumumkan rencana perusahaan untuk membuka pangkalan cloud kedua di Singapura untuk memenuhi permintaan layanan komputasi awan yang berkembang pesat di Asia Tenggara.

President Japan & Asia Pacific Oracle Garrett Ilg menyebutkan bahwa region baru tersebut merupakan salah satu dari 10 region publik yang direncanakan untuk bergabung dengan 41 wilayah yang saat ini dioperasikan Oracle.

Menurutnya, berdasarkan laporam Top ICT Predictions for 2022 and Beyond di IDC FutureScape 2022 IDC mengatakan bahwa pada 2023 digitalisasi akan menguasai Asia Tenggara.

Oleh sebab itu, dia mengatakan bahwa karena satu dari tiga perusahaan akan menghasilkan lebih dari 15 persen pendapatan mereka dari produk dan layanan digital.

Berdasarkan data IDC juga memperkirakan pasar layanan awan publik secara keseluruhan di Asia Pasifik (tidak termasuk Jepang) akan meningkat pada tingkat pertumbuhan tahunan gabungan (CAGR) sebesar 23,5 persen dari US$53,4 miliar pada 2021 menjadi US$153,6 miliar pada 2026.

"Terlepas dari ketidakpastian ekonomi, pembelanjaan dengan cloud oleh organisasi di Asia Tenggara tetap kuat karena adanya adopsi cloud yang terus dilihat sebagai pembeda bisnis untuk menghadapi tantangan masa depan pasca-pandemi," pungkasnya, dikutip Jumat (7/4/2023).

Sekadar informasi, Oracle menyediakan rangkaian layanan cloud yang luas dan konsisten, dengan harga rendah yang sama, di lebih dari 41 wilayah cloud di 22 negara. OCI saat ini mengoperasikan 34 wilayah komersial dan tujuh wilayah pemerintahan, selain beberapa wilayah khusus dan keamanan nasional.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Penulis : Akbar Evandio
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper