Telkomsel Tambah 221 BTS 4G Baru Antisipasi Lonjakan Jaringan

Surya Dua Artha Simanjuntak
Selasa, 28 Maret 2023 | 23:48 WIB
Warga melintasi iklan Telkomsel di Jakarta, Selasa (11/10/2022). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Warga melintasi iklan Telkomsel di Jakarta, Selasa (11/10/2022). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Bagikan

Bisnis.com, CIREBON - PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) menambah 221 base transceiver station (BTS) 4G/LTE baru yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia, untuk mengantisipasi lonjakan trafik jaringan selama Ramadan-Idulfitri 2023.

Vice Global Network Operations Telkomsel Galumbang Pasaribu mengatakan pihaknya ingin memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan selama Ramadan-Idulfitri tahun ini.

Untuk memastikan itu, salah satu caranya dengan menambah BTS baru.

"Kita juga menambah nih untuk RAFI [Ramadan-Idulfitri] tahun ini. Kita juga menambah 221 new 4G BTS di seluruh Indonesia," ungkap Galumbang dalam jumpa pers Telkomsel Siaga RAFI 2023 Nyalakan Kebersamaan di Cirebon, Selasa (28/3/2023).

Dia menjelaskan, 221 BTS 4G baru itu terbangun selama 2023. Sebenarnya, Telkomsel sudah punya 265 ribu lebih BTS aktif di seluruh Indonesia.

Bahkan, menurut Galumbang, 265 ribu lebih BTS itu sudah mencakup sekitar 96,5 persen penduduk Indonesia. Meski begitu, setelah melakukan pemeriksaan, Telkomsel merasa masih wilayah yang kapasitas pelayanannya tak maksimal terutama untuk momen Ramadan-Idulfitri 2023.

"Daerah-daerah yang dirasa kapasitas masih kurang, covarage masih kurang, ditambahlah 221 [BTS baru] tadi," jelas Galumbang.

Lebih lanjut, Telkomsel memperkirakan ada kenaikan trafik data sebesar 11,2 persen dibanding hari-hari biasa selama Ramada-Idulfitri 2023.

Perinciannya, untuk layanan digital diproyeksikan adanya kenaikan penggunaan sosial media sebesar 6,2 persen; streaming video sebesar 15,6 persen; game online sebesar 32,4 persen; komunikasi sebesar 20 persen; dan e-commerce sebesar 7 persen.

Oleh sebab itu, Telkomsel juga akan mengoptimalkan teknologi jaringan dengan memfokuskan ke 490 Point of Interest (POI) di berbagai wilayah Indonesia.

Rinciannya, 315 POI akan difokuskan di area ramai seperti alun-alun atau mall; 68 POI berada di area transportasi seperti bandara dan pelabuhan; 59 POI di daerah pemukiman padat; 28 POI di jalur mudik padat; dan 20 POI di tempat ibadah seperti Masjid Agung.

"POI ini adalah tempat-tempat yang kita prediksi atau wilayah-wilayah yang kita prediksi akan mengalami peningkatan trafik yang signifikan nanti," ungkap Galumbang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper