Elon Musk Mau Ubah Algoritma Twitter, 'Paksa' Tweetnya Muncul di Lini Masa Pengguna

Asahi Asry Larasati
Kamis, 16 Februari 2023 | 06:40 WIB
Ilustrasi logo Twitter dan foto Elon Musk./Reuters-Dado Ruvic
Ilustrasi logo Twitter dan foto Elon Musk./Reuters-Dado Ruvic
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Chief Executive Officer (CEO) Twitter Elon Musk memerintahkan para teknisi Twitter mengubah algoritma agar memprioritaskan cuitan-cuitannya muncul di lini masa pengguna.

Dilansir dari Bloomberg pada Rabu (15/2/2023), Platformer melaporkan bahwa Elon Musk disebut-sebut tidak senang dengan jumlah impresi tweet-nya mengenai Super Bowl. Oleh karena itu, dia meminta Twitter mengecualikan tweet-nya dari filter yang diterapkan pengguna.

Banyak pengguna sosial media berlogo burung biru itu mengeluh karena melihat banyak sekali kicauan Elon Musk pada hari setelah Super Bowl.

"Mohon tetap ikuti perkembangannya sementara kami melakukan penyesuaian pada algoritma," cuit Elon Musk @elonmusk.

Pesan dukungan Elon Musk untuk Philadelphia Eagles pada hari Minggu mendapatkan engagement yang jauh lebih rendah daripada tweet Presiden AS Joe Biden yang mengungkapkan sentimen serupa.

Dalam sebuah laporan kepala perusahaan telah semakin fokus dan frustrasi dengan jumlah engagement pribadinya, yang telah menurun dalam beberapa minggu terakhir. Elon Musk memiliki hampir 129 juta pengikut (follower), sedangkan akun Biden memiliki 37 juta pengikut.

Sebelum mengambil alih perusahaan tersebut senilai US$44 miliar pada Oktober, CEO Tesla ini mengatakan keinginannya untuk membuat perusahaan ini menjadi lebih adil dan menghilangkan bias di dalam sistem.

Sebelumnya, Elon Musk juga mengunggah sebuah meme yang menunjukkan bahwa tweet-nya akan disebarkan secara paksa kepada pengguna Twitter. Dia juga mengatakan bahwa perusahaan sedang melakukan penyesuaian pada algoritma.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper