Suntik Mati Jaringan 3G, XL Axiata Utang 1.900 BTS Lagi

Rahmi Yati
Rabu, 8 Februari 2023 | 18:09 WIB
Karyawan beraktivitas di kantor XL Axiata. Bisnis/Arief Hermawan P
Karyawan beraktivitas di kantor XL Axiata. Bisnis/Arief Hermawan P
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - PT XL Axiata Tbk. (XL Axiata) mengaku berhati-hati dalam melakukan penataan ulang teknologi (refarming) dengan mematikan jaringan 3G. Hingga kini, masih tersisa sekitar 1.900 base transceiver station (BTS) 3G yang masih beroperasi.

Group Head Corporate Communication XL Axiata Retno Wulan mengatakan bahwa sejauh ini, hampir seluruh jaringan 3G telah dilakukan penataan ulang ke 4G dan sisanya hanya tinggal sedikit.

"Data terakhir hingga akhir Oktober 2022, tinggal sekitar 1.900 BTS 3G lagi," kata Wulan kepada Bisnis, Rabu (8/2/2023).

Untuk area-area tertentu, dia menegaskan, XL Axiata masih harus memastikan proses migrasi ke 4G ini berjalan mulus sehingga seminimal mungkin tidak mengganggu pengalaman pelanggan.

Adapun, proses pemadaman jaringan 3G ini dilakukan dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah terkait dengan efisiensi spektrum untuk jaringan data. XL Axiata telah melakukan penataan ulang teknologi 3G untuk meningkatkan kualitas jaringan dan layanan broadband sejak 2021. 

Presiden Direktur dan CEO XL Axiata Dian Siswarini mengatakan, upaya peningkatan kualitas dan perluasan jaringan terus dilakukan dengan tetap melanjutkan program yang sama di tahun-tahun sebelumnya. 

Bukan itu saja, Dian menyebut, pihaknya juga menerapkan berbagai teknologi penunjang yang sesuai, antara lain teknologi Smart FDD 8T8R untuk meningkatkan throughput hingga 200 persen dibandingkan teknologi 4T4R, dan sekaligus menghemat biaya energi hingga 26 persen. 

"Sejak awal 2022, XL Axiata bekerja keras untuk mewujudkan internet tercepat dan stabil di seluruh wilayah layanan di Indonesia karena ini jadi kebutuhan mendesak bagi pelanggan di semua wilayah," ucapnya.

Sebagai tambahan, hingga akhir September 2022, XL Axiata total memiliki lebih dari 145.000 BTS 2G dan 4G, dengan jumlah BTS 4G meningkat signifikan mencapai 90.174 unit.

Sementara itu, hingga Oktober 2022, XL Axiata mencatat dari 57 juta jumlah pelanggannya, 90 persen di antaranya adalah pengguna layanan 4G dan hampir seluruh wilayah layanan perusahaan sudah selesai dilakukan penataan ulang tenologi 3G ke 4G.

Jaringan 4G XL Axiata juga diklaim terus meluas hingga menjangkau pelanggan dan masyarakat di 61.000 desa/kelurahan, lebih dari 5.700 kecamatan di 469 kabupaten/kota dari seluruh provinsi dengan lebih dari 350 desa di antaranya terletak di area 3T (terluar, tertinggal, terdepan).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper