Usai PHK Massal, Dell Ganti Presiden di Asia Pasifik dan Jepang

Khadijah Shahnaz Fitra
Senin, 6 Februari 2023 | 21:30 WIB
Dell Technologies./Twitter @DellTech
Dell Technologies./Twitter @DellTech
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Dell Technologies baru saja mengumumkan adanya PHK massal terhadap 6.650 karyawannya. Bukan hanya itu, Dell juga mengumumkan adanya pergantian Presiden terbaru untuk wilayah Asia Pasifik dan Jepang (APJ).

Berdasarkan keterangan yang diterima Bisnis, Senin (6/2/2023) Dell Technologies mengumumkan penunjukkan Peter Marrs sebagai presiden untuk wilayah Asia Pasifik dan Jepang (APJ) dan berlaku efektif segera.

Marrs menggantikan Amit Midha yang akan mengundurkan diri dari Dell Technologies untuk mengejar peluang lain di luar perusahaan.

Marrs akan memimpin pertumbuhan dan pengembangan semua portfolio Dell, serta bertanggung jawab untuk mengarahkan strategi dan penjualan perusahaan di wilayah APJ, yang terdiri dari Australia, Selandia Baru, India, Jepang, Korea and Asia Tenggara. Marrs juga menilai bahwa wilayah APJ ini memiliki peluang yang sangat besar.

“Peluang di APJ sangat besar dan saya bersemangat akan memimpin bisnis Dell di wilayah ini. Kami berada di posisi yang tepat untuk membantu pelanggan dan mitra kami di APJ untuk sukses dalam perjalanan transformasi digital mereka dan mendorong pertumbuhan bisnis kami di wilayah ini.” ujarnya.

Sebagai informasi, Marrs memiliki pengalaman lebih dari 30 tahun di industri TI dan 23 tahun di antaranya di Dell. Dia memiliki pengalaman memegang peran manajemen senior, di level global maupun regional, baik di bisnis enterprise dan client.

Marrs bergabung dengan Dell Technologies pada 2000 di bagian pengembangan produk enterprise dan selama lebih dari satu dekade menjalankan beberapa peran kepemimpinan di APJ. 

Posisi terakhir yang dilaksanakannya adalah sebagai senior vice president, Data Center Solutions untuk bisnis internasional. Sebelumnya, Dia pernah menjabat sebagai senior vice president, Enterprise Solutions, APJ; senior vice president, Client Solutions Group, APJ; vice president Solutions Sales, APJ; president & general manager, Dell Korea; dan executive director, Solutions Sales, Asean.

Marrs memiliki gelar Master of Business Administration dari Universitas Syracuse and Bachelor of Science jurusan Bisnis dari Lemoyne College.

Menariknya, Dell juga mengumumkan adanya pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 6.650 karyawan atau 5 persen dari total karyawan global.

Dilansir dari Bloomberg, Senin (6/2/2023) pemangkasan ini dikarenakan adanya penurunan permintaan komputer pribadi atau PC.

Co-Chief Operating Officer Dell, Jeff Clarke, mengatkan dalam memo nya bahwa saat ini perusahaan sedang mengalami i kondisi pasar yang terus terkikis dengan masa depan yang tidak pasti.

"Kita telah melewati kemerosotan ekonomi sebelumnya dan kami menjadi lebih kuat. Kita akan siap ketika pasar rebound," tulis Clarke dalam memo kepada karyawannya.

Clarke juga mengatakan bahwa langkah ini merupakan langkah terakhir, sebelumnya Dell sudah melakukan pemotongan biaya mulai dari jeda perekrutan dan pembatasan perjalanan.

"Reorganisasi departemen, bersama dengan pengurangan pekerjaan, dipandang sebagai peluang untuk mendorong efisiensi," ujar juru bicara perusahaan kepada Bloomberg.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper