PHK Ratusan Karyawan, OLX Autos Tak Akan Lakukan Pivot

Khadijah Shahnaz Fitra
Kamis, 2 Februari 2023 | 09:51 WIB
Dealer rekanan OLX Autos. /OLX Autos
Dealer rekanan OLX Autos. /OLX Autos
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - OLX Autos, menegaskan tidak ada perubahan model bisnis atau pivot setelah terjadinya pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 15 persen karyawannya atau 150 orang.

Sebelumnya, beredar bahwa OLX Autos akan melakukan pemangkasan terhadap 300 karyawannya dan mengubah bisnis model dari sebelumnya fokus ke konsumen atau business to consumer (B2C) akan menjadi konsumen ke bisnis atau consumer to business (C2B) dan business to business (B2B).

Marketing Director OLX Autos Indonesia Sandy Maulana pun menegaskan pihaknya masih akan fokus ke layanan inti, yaitu memuaskan pelanggan dengan layanan jual beli mobil bekas.

Sandy juga menambahkan ke depannya pihaknya akan menerapkan model bisnis baru yang berkelanjutan seiring dengan upaya untuk terus meningkatkan pertumbuhan bisnis dan pengalaman pelanggan.

“Kami akan tetap fokus pada layanan inti kami untuk memuaskan pelanggan dengan layanan jual beli mobil bekas yang aman, nyaman, mudah, dan cepat," ujar Sandy kepada Bisnis.com, Rabu (1/2/2023).

Adapun, langkah pemangkasan ini dinilai OLX Autos diperlukan untuk mengurangi struktur biaya sehubungan dengan perubahan kondisi ekonomi makro.

"Sebelumnya kami telah melakukan berbagai cara untuk mengatasi tantangan ini. Sayangnya, kini kami dengan sangat terpaksa harus melakukan langkah terakhir yaitu mengurangi jumlah posisi di seluruh bisnis kami," jelas Sandy.

Dengan adanya pemangkasan ini, OLX Autos juga mengumumkan berakhirnya kerja sama dengan para kontributor.

Sandy juga menekankan OLX Autos akan memperlakukan karyawan yang terdampak secara adil, layak serta terhormat, dan hal tersebut merupakan yang paling utama dalam proses ini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper