Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Transaksi Naik 4 Kali Lipat, Tiktok Ancam E-Commerce Asia Tenggara

ByteDance membuat terobosan baru yang mengancam e-commerce. Hal ini terlihat dengan meningkatnya penjualan di Douyindan di China dan Tiktok di Asia Tenggara.
Khadijah Shahnaz Fitra
Khadijah Shahnaz Fitra - Bisnis.com 15 Januari 2023  |  20:05 WIB
Transaksi Naik 4 Kali Lipat, Tiktok Ancam E-Commerce Asia Tenggara
Logo TikTok ditampilkan di TikTok Creator's Lab 2019 yang digelar Bytedance Ltd. di Tokyo, Jepang, Sabtu (16/2/2019). - Bloomberg/Shiho Fukada
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - ByteDance Ltd membuat terobosan baru dalam penjualan di marketplace atau e-commerce. Hal ini terlihat dengan meningkatnya transaksi jual beli di platform Tiktok di Asia Tenggara maupun Douyin, Tiktok versi China di negara asalnya.

Dilansir dari The Information Minggu (15/1/2023), di China sendiri pengguna aplikasi Douyin menghabiskan uang hingga US$208 miliar atau senilai Rp3.219 triliun pada 2022. Nilai tersebut pun meningkat 76 persen dibandingkan 2021.

Sedangkan di Asia Tenggara, penjualan TikTok Shop berdasarkan data internal naik empat kali dalam setahun. Nilai barang dibeli atau gross merchandise value (GMV) di Asia Tenggara sendiri mencapai US$4,4 miliar atau Rp 8 triliun.

Di Indonesia sendiri, TikTok Shop  menjadi platform social commerce nomor satu. Hal ini berdasarkan survei Populi The Social Commerce Landscape in Indonesia. Dalam survei ini 86 persen responden mengaku pernah menggunakan jasa social commerce untuk berbelanja.

TikTok Shop berada di peringkat atas dengan 45 persen, disusul WhatsApp Business 21 persen, Facebook Market Place 10 persen dan Instagram Shop 10 persen.

Populix juga mengatakan TikTok Shop ternyata paling banyak diakses oleh perempuan, serta pria di rentang usia 36-45 tahun. 

Populix menambahkan bahwa di masa mendatang, Tiktok Shop akan didominasi oleh perempuan dengan rentang usia 18-25 tahun. Sedangkan Instagram Shop, penggunanya lebih didominasi oleh konsumen level SES atas, dan WhatsApp Business dipakai oleh generasi yang lebih senior.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

TikTok Shop TikTok ecommerce marketplace StartUp teknologi ekonomi global
Editor : Herdanang Ahmad Fauzan
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

back to top To top