Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Startup Ini Gandeng Charoen Pokphan (CPIN) Kembangkan Teknologi Digital Peternakan

PT Pitik Digital Indonesia yang merupakan usaha rintisan untuk digitalisasi peternakan meneken kerja sama dengan CPIN.
Kahfi
Kahfi - Bisnis.com 30 Oktober 2022  |  15:04 WIB
Startup Ini Gandeng Charoen Pokphan (CPIN) Kembangkan Teknologi Digital Peternakan
Kerja sama antara Pitik dan Charoen Pokphan diharapkan mempercepat digitalisasi sektor peternakan - Pitik
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA- PT Pitik Digital Indonesia (Pitik) mengumumkan perjanjian kerja sama berupa nota kesepahaman dengan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk  (CPI) untuk implementasi teknologi digital dalam bidang peternakan ayam melalui teknologi smart farming dan machine learning.

Kerja sama itu ditandai dengan penandatangan nota kesepahaman yang dilakukan CEO dan Co-Founder Pitik Arief Witjaksono dan Assistant Vice President (AVP) dari PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. Antoni. 

Arief menjelaskan kerja sama ini menjadi langkah penting dalam melakukan proses digitalisasi sektor peternakan ayam di Indonesia. “Kerja sama ini dilatari karena CPI merupakan perusahaan agro industri terbesar yang telah beroperasi di Indonesia sejak tahun 1971,” ungkapnya seperti dikutip dari siaran pers, Minggu (30/10/2022).

Nantinya, teknologi smart farming Pitik  akan dieksplorasi untuk dapat meningkatkan efisiensi farm yang terafiliasi dengan grup CPI di seluruh Indonesia. Kolaborasi antara Pitik dan CPI ini merupakan respon terhadap tingginya antusiasme peternak ayam di Indonesia untuk menggunakan teknologi smart farming Pitik. 

Hal ini terlihat dari peningkatan pengguna teknologi Pitik dalam 10 bulan terakhir, telah meningkat delapan kali lipat. Saat ini perangkat sensor IoT Pitik telah terpasang di 500 titik di seluruh Pulau Jawa. 

“Kami sangat antusias dengan kesempatan untuk berkolaborasi dengan Pitik untuk dapat memodernisasi aktivitas produksi peternakan unggas ini. Berdasarkan observasi yang telah kami lakukan, teknologi smart farming yang dikembangkan oleh Pitik jauh lebih unggul dibandingkan alternatif lain, selain itu dari sisi penggunaan pun paling mengedepankan peternak [farmer-centric] sehingga mudah untuk diimplementasikan,” ungkap Antoni selaku AVP CPI.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

charoen pokphand indonesia charoen pokphand peternakan investasi peternakan StartUp investasi startup
Editor : Kahfi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

back to top To top