Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Catat! Jabodetabek Tak Bisa Tonton Siaran TV Analog Bulan Depan

Siaran TV analog di wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi) akan dilaksanakan ASO atau berhenti mulai 5 Oktober 2022.
Rahmi Yati
Rahmi Yati - Bisnis.com 24 September 2022  |  12:54 WIB
Catat! Jabodetabek Tak Bisa Tonton Siaran TV Analog Bulan Depan
Ilustrasi Perangkat set top box yang sudah mendapat sertifikat dari Kominfo dan tercatat antara lain Akari Set Top Box ADS-2230. - Kompub ASO/Wienda Parwitasari
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Sejumlah wilayah di Jabodetabek sudah tak bisa lagi menikmati siaran TV analog mulai 5 Oktober 2022. Pasalnya, wilayah-wilayah tersebut dianggap telah siap dilakukan progam Analog Switch Off (ASO).

Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Informatika Rosarita Niken Widiastuti mengatakan saat ini, 23 stasiun TV di Jabodetabek sudah bermigrasi dari analog ke digital, serta terdapat program-program siaran TV digital baru yang menambah keragaman pilihan konten acara yang dapat disaksikan oleh masyarakat.

"Untuk siaran TV analog di wilayah Jabodetabek [Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi] akan dilaksanakan ASO atau berhenti mulai 5 Oktober 2022. Siaran TV selanjutnya beralih ke sistem siaran TV digital," katanya dikutip Sabtu (24/9/2022).

Niken memerinci, daerah-daerah yang akan terdampak ASO pada 5 Oktober di Jabodetabek sebanyak 14 daerah administratif Kabupaten/Kota. Di antaranya, Kota Adm. Jakarta Pusat, Kota Adm. Jakarta Utara, Kota Adm. Jakarta Barat, Kota Adm. Jakarta Selatan, dan Kota Adm. Jakarta Timur.

Selanjutnya ASO juga akan dilakulan di Kabupaten Adm. Kep. Seribu, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Bogor, Kota Bekasi, Kota Bogor, Kota Depok, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan.

"Jabodetabek siap ASO karena telah memenuhi ukuran kesiapan yang terdiri dari tiga hal," terangnya.

Adapun dia menyebut, tiga hal yang dimaksud adalah pertama, di wilayah Jabodetabek terdapat siaran TV analog yang akan dihentikan siarannya. Kedua, telah beroperasinya siaran TV digital pada cakupan siaran TV analog sebagai penggantinya. Ketiga sudah dilakukan pembagian bantuan Set Top Box (STB) bagi Rumah Tangga Miskin di wilayah tersebut.

Menurutnya, Jabodetabek merupakan episentrum dari kegiatan pertelevisian di Indonesia. Maka dari itu, pelaksanaan ASO di Jabodetabek diharapkan bisa memberi manfaat siaran digital kepada masyarakat, sekaligus sebagai momentum menjelang pelaksanaan ASO secara nasional pada 2 November 2022.

"Dalam rangka tahap akhir persiapan menyambut ASO di Jabodetabek, kami mengimbau agar segenap pihak yang berkepentingan dan juga seluruh masyarakat mendukung agar proses transisi ke siaran digital berjalan dengan sebaik-baiknya," imbuh dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

televisi analog analog switch off kemenkominfo
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

back to top To top