Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Banjir Aduan terhadap IndiHome, Telkom (TLKM) Umbar Keinginan Berkantor di Ombudsman

IndiHome yang merupakan lini layanan provider dari PT Telkom Indonesia Tbk. mendapatkan banyak aduan dari pelanggan melalui Ombudsman.
Rahmi Yati
Rahmi Yati - Bisnis.com 30 Agustus 2022  |  16:37 WIB
Banjir Aduan terhadap IndiHome, Telkom (TLKM) Umbar Keinginan Berkantor di Ombudsman
Logo Indihome - Twitter.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - VP Network/IT Stra, Tech and Architecture Telkom Rizal Akbar mengaku gemas dengan laporan Ombudsman RI yang mencatat adanya 148 aduan pelanggan IndiHome sepanjang 2018-2022.

Sebab, menurutnya, berdasarkan data yang ada di internal perusahaan, mereka bahkan menerima setidaknya 1,5 juta keluhan pelanggan per tahun.

"Saya jadi gemas yang 148 ini melapor apa ya, masalahnya apa ya?" kata Rizal dalam diskusi hybrid, Selasa (30/8/2022).

Dia bukan membanggakan banyaknya keluhan pelanggan yang diterima IndiHome. Hanya saja, bila aduan dari 148 pelanggan tersebut nantinya dipersepsikan bahwa perusahaan tidak melayani pelanggan dengan baik, akan kurang pas.

Bahkan untuk membantu menuntaskan permasalahan pelanggan, Rizal mengaku siap dan ingin berkantor di Ombudsman agar bila ada aduan yang masuk, pihak IndiHome bisa langsung menindaklanjutinya.

"Idealnya kami akan sangat membantu menyelesaikan masalah yang tersisa dari beberapa keluhan yang tersisa. Kalau perlu kami akan kirim tim on site di sini, setiap ada keluhan ke bapak langsung kami yang handle," ujarnya.

Lebih lanjut Rizal menuturkan, dalam hal peningkatan layanan, Telkom senantiasa melakukan monitoring broadband experience pelanggan. Artinya, mereka memonitor kemampuan jaringan dan layanan IT di setiap titik atau regional mulai dari Sumatra sampai dengan Papua.

Adapun sambung dia, pemantauan yang dilakukan adalah dengan mengukur indikator yang menunjukkan kemampuan network dan IT untuk memberikan kualitas layanan terbaik kepada pelanggan melalui pengelolaan jaringan yang diukur dengan packet loss dan latency.

Hasilnya, imbuh Rizal, 92,4 persen pelanggan Telkom menikmati layanan dengan latency di bawah 100 ms dan packet loss di bawah 1 persen.

"Periode Juli 2022, Telkom mencapai layanan terbaik bagi pelanggan," tuturnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

telkom telkom tbk telkom indonesia indihome ombudsman ombudsman ri
Editor : Kahfi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

back to top To top