Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

NTT Bakal Tambah Data Center Hyperscale? Ini Alasannya

NTT akan melakukan penambahan data center hyperscale di Indonesia.
Rahmi Yati
Rahmi Yati - Bisnis.com 27 Mei 2022  |  07:53 WIB
Ilustrasi data center - Flickr
Ilustrasi data center - Flickr

Bisnis.com, JAKARTA - NTT, perusahaan infrastruktur dan layanan TI tidak menampik akan melakukan penambahan data center hyperscale di Indonesia. Pasalnya, permintaan untuk data storage dan layanan hosting yang terkelola diperkirakan akan tumbuh secara signifikan di seluruh Tanah Air.

Presiden Direktur NTT Ltd. Indonesia Mizuho Tada mengatakan saat ini pihaknya telah meresmikan data center dengan kapasitas yang dapat diperluas untuk memenuhi persyaratan hyperscaler dan perusahaan kelas atas guna mendukung pertumbuhan ekonomi digital.

"Tentunya untuk rencana ke depan ya pastinya ada penambahan [data center]. Sekarang capacity 15,2 MW dan nanti akan meningkat jadi 45MW," katanya, Kamis (26/5/2022).

Tada menyebut perluasan jejak data center di Indonesia merupakan bagian dari strategi pertumbuhan berkelanjutan yang dilakukan oleh divisi Global Data Centers dari NTT.

Indonesia sendiri, sambung dia, muncul sebagai salah satu pasar dengan pertumbuhan tercepat di tingkat regional untuk penyediaan ruang data center dengan adanya ketersediaan sumber daya manusia dan kebijakan pemerintah.

"NTT Indonesia telah menawarkan Jakarta 2 Data Center yang telah menarik banyak layanan dan penyedia konten, dan kami dapat menyediakan layanan jaringan lokal yang terhubung ke dan dari Jakarta 3 Data Center yang baru dibangun," ucap dia.

Lebih lanjut dia mengeklaim tempat yang disebut sebagai Jakarta 3 Data Center ini mampu menjawab tantangan pasar. Sebab, fasilitas ini bisa mengakomodasi kebutuhan klien, khususnya penyedia layanan cloud dan industri keuangan, yang membutuhkan desain fasilitas yang fleksibel untuk membantu mencapai tujuan bisnis mereka.

Dia menambahkan, NTT melihat Asia Pasifik sebagai kawasan utama, dan Indonesia jadi lokasi yang strategis dengan sistem kabel bawah laut Apricot yang baru.

"Jakarta 3 Data Center akan mendorong peluang bisnis di Asia melalui sistem kabel Apricot yang akan mulai beroperasi pada 2024," imbuhnya.

Sebagai informasi, NTT telah memasang kabel dari major carriers dengan berbagai rute di dalam gedung data center. Klien akan mendapatkan keuntungan dari berbagai layanan jaringan yang ditawarkan termasuk konektivitas ke major internet exchange melalui Jakarta 2 Data Center, layanan komunikasi IP dengan kecepatan tinggi dan kapasitas besar, serta layanan VPN berkualitas dengan keandalan yang tinggi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

teknologi pusat data data center
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Banner E-paper
To top