Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Amvesindo: Aset Industri Modal Ventura Kuartal I/2022 Naik 6,4 Persen

Amvesindo melaporkan aset industri modal ventura kuartal I/2022 naik 6,4 persen secara tahunan.
Khadijah Shahnaz
Khadijah Shahnaz - Bisnis.com 19 Mei 2022  |  17:45 WIB
Ilustrasi startup. - olpreneur.com
Ilustrasi startup. - olpreneur.com

Bisnis.com, JAKARTA - Aset industri modal ventura pada kuartal I/2022 mengalami kenaikan 6,4 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.

Dilansir dari laman Instagram Asosiasi Modal Ventura Untuk Startup Indonesia (Amvesindo), Kamis (19/5/2022), aset industri modal ventura pada kuartal I/2021 Rp21,71 triliun atau naik 6,4 persen pada kuartal I/2022 menjadi Rp23,09 triliun.

Aset industri modal ventura konvensional mengalami kenaikan 2,8 persen dari Rp18,79 triliun menjadi Rp19,31 triliun, dan untuk Aset industri modal ventura syariah mengalami kenaikan 29,5 persen menjadi Rp3,78 triliun dari sebelumnya Rp3,78 triliun.

Adapun, perusahaan modal ventura mengalami penurunan 3 persen menjadi 59 jumlah pelaku pada kuartal I/2022. Pelaku modal ventura konvensional dari sebelumnya 57 pelaku menjadi 55 pelaku. Adapun, syariah stabil di empat perusahaan modal ventura syariah.

Dikutip dari laporan DSInnovate, pada kuartal I/2022 total pendanaan startup mencapai US$1,22 miliar atau Rp17,9 triliun. Nilai ini berasal dari 50 pendanaan yang diumumkan kepada publik.

Pada kuartal I/2021 terdapat 40 pendanaan bernilai US$554,7 juta atau senilai Rp8,17 triliun dari 24 transaksi yang diumumkan nilainya.

DSInnovate juga mengatakan dari total pendanaan yang terkumpul, kebanyakan berasal dari seed funding atau pendanaan awal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

modal ventura StartUp
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Banner E-paper
To top