Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

MDI-Bio Farma Bentuk Bio-Health Fund, Siap Kucurkan US$20 Juta bagi Startup

Perusahaan modal ventura milik PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. (Persero) MDI Ventures bersama dengan Bio Farma berkolaborasi untuk membiayai startup kesehatan yang potensial.
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 12 Mei 2022  |  09:43 WIB
MDI Ventures bersama dengan Bio Farma meluncurkan Bio-Health Fund. (ANTARA - HO/Bio Farma)
MDI Ventures bersama dengan Bio Farma meluncurkan Bio-Health Fund. (ANTARA - HO/Bio Farma)

Bisnis.com, JAKARTA – Perusahaan modal ventura milik PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. (Persero) MDI Ventures bersama dengan Bio Farma membentuk Bio-Health Fund. Badan investasi ini akan melakukan pendanaan tahap awal dan pengembangan bagi startup kesehatan.

Wakil Menteri BUMN I Pahala Nugraha Mansury mengatakan saat ini Indonesia mempunyai berbagai tantangan, antara lain yang terkait industri kesehatan. Indonesia pun dituntut bisa mengembangkan teknologi baru di bidang kesehatan, baik itu yang terkait bio sciences, farmasi dan industri teknologi digital kesehatan.

Hal ini menjadi alasan Kementerian BUMN mendorong Bio Farma Grup bersama Kimia farma dan Indofarma untuk dapat melakukan pengembangan di bidang teknologi serta berinvestasi di bidang startup, dan untuk mewujudkannya maka Bio Farma perlu bekerjasama dengan pengelola fund yang saat ini sudah ada dalam hal ini MDI,” katanya, dikutip dari keterangan resminya, Kamis (12/5/2022).

Bio-Health Fund diharapkan akan bersinergi dengan Bio Farma yang merupakan Limited Partnership (LP) utama. Badan investasi startup ini juga akan meningkatkan kapasitas Bio Farma untuk meningkatkan kapabilitas perusahaan dalam bidang penelitian biotech.

Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir mengatakan Bio Farma sebagai induk Holding BUMN Farmasi akan menambah portofolio selain vaksin dan serum. Selama pandemi Covid-19, Bio Farma telah berinovasi untuk memproduksi kit diagnostik berupa mBio-Cov dan Biosaliva yang merupakan hasil kolaborasi dengan perusahaan startup.

“Dengan adanya Bio-Health Fund ini, akan meningkatkan kapabilitas Bio Farma, dalam hal inovasi produk-produk life science, dan produk healthtec seperti telemedicine dan lain sebagainya dan ultimate goalnya adalah membentuk ekosistem kesehatan nasional,” ungkap Honesti.

Menurutnya, Bio Farma akan berperan sebagai Limited Partnership bagi startup yang bergerak dalam bidang biotech. Untuk tahap awal, Bio Farma akan mempersiapkan dana sebesar US$20 Juta yang akan digelontorkan kepada startup potensial.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

telkom StartUp pendanaan bio farma
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top