Metaverse Indonesia dari WIRG, Pengamat: Dapat Menarik Investor

A. Iskandar Zulkarnain
Minggu, 17 April 2022 | 23:36 WIB
Pengunjung berada di dekat instalasi seni imersif berjudul Machine Halusinasi - Space: Metaverse saat acara Digital Art Fair Asia yang menampilkan seni digital dan NFT di Hong Kong, China, Minggu (3/10/2021) Bloomberg/Lam Yik
Pengunjung berada di dekat instalasi seni imersif berjudul Machine Halusinasi - Space: Metaverse saat acara Digital Art Fair Asia yang menampilkan seni digital dan NFT di Hong Kong, China, Minggu (3/10/2021) Bloomberg/Lam Yik
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Kalangan pengamat menilai, keberadaan Metaverse versi asli bentang wilayah Indonesia akan menarik dan turut mengundang investor dalam menggali potensi bisnis di Tanah Air.

Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira Adhinegara menyebut, platform metaverse makin mirip dengan dunia fisik asli akan lebih menarik terutama bagi para investor.

"Hal itu karena calon investor bisa membeli sepetak tanah atau bangunan secara virtual," ujarnya, Minggu (17/4/2022).

Menurut Bhima, jika bentuk dunia di platform metaverse berbeda dari aslinya maka akan dianggap sekadar permainan gim biasa.

Dia juga mengatakan, kemunculan metaverse juga bisa mendorong transaksi kepemilikan aset secara digital, asalkan jumlah investor yang tertarik cukup banyak. Namun tidak sedikit pengembang properti yang saat ini menggunakan metaverse sekadar sebagai virtual tour untuk mengenalkan daerah yang akan dibangun, dan dekorasi perumahan.

"Jadi tergantung kebutuhan tiap pengembang mau jual metaverse sebagai aset virtual atau strategi pemasaran saja," ujar Bhima.

Sementara itu, Peneliti ekonomi digital Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Nailul Huda menyebut, metaverse yang dikembangkan menyerupai kota asli di Indonesia dapat digunakan sebagai sarana pengenalam kota asli kepada para pelancong dengan sangat detail dan pengalaman yang menarik menggunakan VR.

Adapun alternatif lain, metaverse di Indonesia dapat dikembangkan dengan lebih imajinatif dan ideal. "Misalnya kota A harusnya memiliki infrastruktur  A sampai Z, untuk memberi gambaran ke depan," ujarnya Huda.

Sementara itu, menurut pantauan Bisnis pada, Kamis (24/2/2022), Executive Chairman dan Co-Founder WIR Group (WIRG) Daniel Surya menyebut, perusahaannya didukung pemerintah untuk segera mengembangkan Metaverse Indonesia (MI). MI ke depan akan diciptakan sesuai dengan gambaran dari keseluruhan wilayah Indonesia.

Metaverse Indonesia akan dibuat dengan komposisi 80 persen sesuai dengan kondisi asli di lapangan dan 20 persen sisanya adalah objek imajinatif.

Menurut Daniel, ruang virtual 3 dimensi tersebut nantinya akan diisi oleh berbagai entitas dan aktivitas. Mulai dari jual-beli, aktivitas publik, hiburan, hingga transaksi perbankan.

Untuk tahap awal, dia melanjutkan, pada 2022 ini WIR menargetkan pengembangan metaverse atau dunia virtual 3 kota, yaitu Jakarta, Bali, dan daerah Ibu Kota Negara yang baru di Kalimantan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper