Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bukan Hanya 1, Tapi 3 Sistem Planet Terbentuk di Sekitar Bintang Biner

Bintang terbentuk dari simpul padat di awan gas molekuler yang mengambang di angkasa. Dalam kondisi yang tepat, salah satu simpul ini akan runtuh karena gravitasinya sendiri dan mulai berputar. Saat berputar, materi di sekitarnya rata menjadi piringan yang menggulung menjadi bintang, memberi makan pertumbuhannya.
Fathan Robby
Fathan Robby - Bisnis.com 16 Maret 2022  |  19:59 WIB
Ilustrasi cahaya bintang yang menerangi atmosfer satu planet. Keberadaan air atmosfer pada sedikit exoplanet yang mengorbit bintang-bintang di luar tata surya sudah pernah dilaporkan tapi studi kali ini secara konklusif mengukur dan membandingkan profil intensitas tanda-tanda tersebut.  - NASA\'s Goddard Space Flight Center
Ilustrasi cahaya bintang yang menerangi atmosfer satu planet. Keberadaan air atmosfer pada sedikit exoplanet yang mengorbit bintang-bintang di luar tata surya sudah pernah dilaporkan tapi studi kali ini secara konklusif mengukur dan membandingkan profil intensitas tanda-tanda tersebut. - NASA\\\'s Goddard Space Flight Center

Bisnis.com, JAKARTA - Para astoronom telah memata-matai tiga sistem planet ekstrasurya yang lahir di sekitar bintang biner, SVS 13.

SVS 13 adalah sistem bintang biner yang berjarak 980 tahun cahaya, dan struktur debu yang kompleks di sekitarnya menjelaskan bagaimana sistem planet dilahirkan di lingkungan yang menakjubkan ini. Karena sebagian besar bintang terikat dalam sistem bintang ganda, ini berimplikasi pada pemahaman kita tentang pembentukan dan evolusi planet.

Astronom yang berasal dari Institut Astrofisika Andalusia (IAA- CSIC) di Spanyol dan ALMA Regional Center di University of Manchester, Inggris Mengungkapkan bahwa setiap bintang memiliki piringan gas dan debu di sekitarnya, dan selain itu piringan yang lebih besar terbentuk di sekitar kedua bintang.

Cakram luar ini menunjukkan struktur spiral yang memasukkan materi ke dalam masing-masing cakram, dan dalam semuanya itu sistem planet bisa terbentuk di masa depan. Ini adalah bukti nyata keberadaan cakram di sekitar kedua bintang dan keberadaan cakram umum di sistem biner.

Bintang terbentuk dari simpul padat di awan gas molekuler yang mengambang di angkasa. Dalam kondisi yang tepat, salah satu simpul ini akan runtuh karena gravitasinya sendiri dan mulai berputar. Saat berputar, materi di sekitarnya rata menjadi piringan yang menggulung menjadi bintang, memberi makan pertumbuhannya.

Ketika bintang mencapai akhir pembentukannya, apa pun yang tersisa menjadi piringan protoplanet. Semua debu dan gas yang tersisa berdesak-desakan, dan akhirnya berkumpul dalam gumpalan yang cukup besar yang membentuk planet, asteroid, komet, bulan, planet kerdil.

Tata Surya sendiri adalah bukti bahwa itu bisa terjadi, dan sebagian besar exoplanet yang dikonfirmasi hingga saat ini telah ditemukan mengorbit bintang tunggal. Diperkirakan bahwa sistem bintang ganda, yang menciptakan lingkungan yang lebih rumit secara gravitasi, mungkin lebih tidak bersahabat dengan proses pembentukan planet.

SVS 13 relatif dekat, dalam awan pembentuk bintang yang disebut awan molekuler Perseus, dan sangat muda. Ini terdiri dari dua bintang dengan massa gabungan hampir sama dengan Matahari, terkunci dalam orbit yang sangat ketat; jarak mereka hanya sekitar 90 unit astronomi (Pluto berjarak sekitar 40 unit astronomi dari Matahari).

Díaz-Rodríguez dan timnya mempelajari pengamatan 30 tahun dari Very Large Array Observatorium Radio Nasional Astronomi . Mereka juga melakukan pengamatan baru dengan Atacama Large Millimeter/submillimeter Array , yang dikenal sebagai ALMA.

Ini memungkinkan tim untuk merekonstruksi orbit biner, dan menentukan massa bintang, orientasi sistem, dan ukuran serta massa cakram. Mereka menemukan dua piringan kecil, satu dengan radius debu 12 unit astronomi, dan yang lainnya dengan radius debu 9 unit astronomi, keduanya dengan radius gas 30 unit astronomi.

Cakram sirkumbiner spiral besar, yang menutupi kedua bintang, memiliki lengan spiral yang memanjang 500 unit astronomi.

Ada lebih banyak alasan untuk tertarik pada sistem daripada menyelesaikan perdebatan seputar usia dua bintang. Studi sebelumnya dari sistem mengidentifikasi molekul dalam debu dan gas di sekitar SVS 13, termasuk molekul organik kompleks yang merupakan prekursor untuk blok bangunan kehidupan.

Ini berarti bahwa ketika planet-planet mulai terbentuk di sekitar dua matahari ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tata surya
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Banner E-paper
To top