Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kualitas SDM Jadi Hambatan Pemerataan Daya Saing Digital Indonesia

Kualitas SDM dinilai menjadi hambatan utama dalam upaya pemerataan daya saing digital di Indonesia.
Ahmad Thovan Sugandi
Ahmad Thovan Sugandi - Bisnis.com 07 Maret 2022  |  18:25 WIB
Kualitas SDM Jadi Hambatan Pemerataan Daya Saing Digital Indonesia
Pandemi Covid/19 berhasil mempercepat transformasi bisnis serta aktivitas jual beli dari tradisional menjadi daring atau online lewat prinsip digitalisasi. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Tingkat SDM dan kemampuan memanfaatkan teknologi digital untuk produktivitas ekonomi dinilai masih cukup timpang. Walaupun secara keseluruhan daya saing digital antardaerah di Indonesia dinilai cukup merata.

Bendahara Asosiasi Modal Ventura dan Startup Indonesia (Amvesindo) Edward Ismawan Chamdani menyebut, daya saing digital di Indonesia, terutama antardaerah, saat ini mulai cukup merata.

"Menurut saya, makin merata disebabkan akses internet yang sudah lebih baik, sehingga informasi bisa didapatkan dengan jauh lebih mudah," ujarnya, Senin (7/3/2022).

Namun, Edward mengatakan, ketimpangan antardaerah terkait tingkat pemahaman potensi dan pemanfaatan teknologi digital masih terjadi. Terutama terhadap pemanfaatan teknologi digital sebagai solusi atas berbagai permasalahan di daerah.

Menurutnya, hal itu disebabkan oleh sumber daya manusia (SDM) dan level kematangan sektor kewirausahaan di daerah yang masih tertinggal dibanding kota besar khususnya di pulau Jawa.

Dia menambahkan, untuk mengatasi itu, dibutuhkan strategi penyebaran atau diseminasi teknologi berbarengan dengan alih SDM.

"Menurut saya harus ada solusi kunci yang mampu menjadi sinergi antara pusat dan daerah, sehingga daerah tidak dipaksa menerapkan strategi transformasi digital secara langsung meng-copy seperti seakan infrastruktur dan SDM sudah sama dengan di pusat," ujarnya.

Sebelumnya, East Ventures merilis data yang menunjukan bahwa kesenjangan daya saing digital di Indonesia pada 2022 terus mengalami penurunan dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Daya saing digital di 34 provinsi dan 25 kota atau kabupaten di Indonesia terus menunjukkan tren positif. Berdasarkan East Ventures-Digital Competitiveness Index (EV-DCI) 2022 daya saing digital Tanah Air mendapatkan skor 35,2 atau meningkat dibandingkan dengan tahun sebelumnya, yaitu sebesar 32,1 (2021) dan dua tahun sebelumnya, yaitu 27,9 (2020).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

digital Amvesindo
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top