Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dagangan Incar Dana Seri B Mulai Pertengahan 2022

Dagangan menargetkan dana Seri B mulai pertengahan 2022 usai dipertemukan dengan MDI Ventures.
Ahmad Thovan Sugandi
Ahmad Thovan Sugandi - Bisnis.com 10 Januari 2022  |  12:27 WIB
Ilustrasi - Istimewa
Ilustrasi - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Dagangan, salah satu startup unggulan HUB.ID, yang dipertemukan dengan MDI Ventures di Dubai Expo 2020 berencana menggalang pendanaan Seri B pada pertengahan 2022.

Co-Founder & CEO Dagangan Ryan Manafe menyebut perusahaannya merupakan platform e-commerce yang fokus di daerah rural atau pelosok dan perdesaan. Untuk itu, Dagangan menyediakan gudang-gudang mikro yang tersebar di pulau Jawa.

"Saat ini kami memiliki puluhan gudang mikro yang tersebar di pulau Jawa terutama di daerah perdesaan," ujarnya, Minggu (9/1/2022).

Ryan mengatakan, Dagangan bermula dari kegelisahannya melihat konsumen e-commerce di daerah pelosok harus membayar ongkos kirim barang (ongkir) yang mahal, terutama kebutuhan sehari-hari. Terkadang harga ongkir lebih mahal dari harga barang.

Menurutnya keberadaan gudang mikro di daerah tersebut akan memudahkan pengiriman dan memangkas biaya kirim. "Kami menggunakan jasa pekerja lokal untuk menjalankan gudang," ujarnya.

Sebelumnya, dia melanjutkan, untuk menuju gudang mikro, barang yang dipesan konsumen akan dikirim langsung oleh para distributor. Dari gudang mikro barang akan di antar ke konsumen langsung atau dikirim ke mitra titik penjemputan barang di desa-desa.

"Permintaan barang di suatu wilayah akan ditampung dan digabung saat pengiriman. Untuk itu biaya pengiriman menjadi sangat murah, bahkan gratis," jelas Ryan.

Dagangan merupakan salah satu startup yang dibina oleh Kominfo dalam program HUB.ID. Menurut Ryan, melalui program tersebut, perusahaanya memperoleh banyak jejaring bisnis.

Ryan mengatakan, berkat adanya HUB.ID perusahaannya dapat menjalin kolaborasi dengan salah satu startup logistik, Sicapat. Sealin itu, Dagangan juga berhasil kerja sama dengan Kementerian Desa dan Kominfo.

Terkait kolaborasi dengan MDI melalui HUB.ID, Dagangan berharap dapat memperoleh pendanaan. "Walaupun untuk sekarang kami tidak kekurangan dana karena baru saja menerima pendanaan Seri A, yang terpenting saat ini adalah jaringan," katanya.

Sebelumnya, Ryan mengatakan, Dagangan memperoleh pendanaan seri A senilai $11,5 juta atau setara dengan Rp163,7 miliar pada September 2021. Pendanaan tersebut dipimpin oleh Monk's Hill Ventures dengan keterlibatan MMS Group, K3 Ventures, Spiral Ventures, dan Plug and Play.

Ryan mengatakan, Dagangan akan kembali menggalang dana untuk putaran Seri Pre-B atau B pada pertengahan hingga akhir 2022.

Dana tersebut nantinya akan digunakan untuk ekspansi bisnis baik secara geografis maupun jenis layanan yang disediakan. "Kami akan menambah gudang mikro dan ekspansi ke Banten dan Jawa Timur untuk tahun ini serta menyediakan layanan pinjaman," jelasnya.

Saat ini, Ryan mengatakan, Dagangan telah memiliki 20.000 lebih pengguna tersebar di Jawa, khususnya Jawa Tengah dan Yogyakarta. Tahun ini Dagangan juga akan menjalin kerja sama dengan startup tekfin, bank, dan startup logistik.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

StartUp
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top