Ini Fokus Utama usai Indosat dan Tri Merger 4 Januari 2022

Leo Dwi Jatmiko
Selasa, 28 Desember 2021 | 18:59 WIB
Menara BTS PT Hutchison 3 Indonesia
Menara BTS PT Hutchison 3 Indonesia
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Efisiensi jaringan menjadi fokus awal perusahaan gabungan PT Hutchison 3 Indonesia dan PT Indosat Tbk.

Setelah merger pada 4 Januari 2022, sejumlah titik infrastruktur jaringan yang bersinggungan atau tumpang tindih akan dirampingkan, sehingga terjadi penghematan dalam operasional penggelaran jaringan.

Wakil Presiden Direktur Tri Indonesia Danny Buldansyah mengatakan dengan melakukan efisiensi jaringan, Indosat Ooredoo Hutchison akan memiliki kemampuan yang lebih baik untuk menggelar jaringan di wilayah baru atau mengoptimalkan jaringan.

Berdasarkan catatan, kata Danny, terdapat sekitar 18.000 titik, di mana jaringan Tri dan Indosat saling bersinggungan. Dengan efisiensi, nantinya hanya ada satu jaringan untuk melayani dua produk di satu titik, sementara jaringan yang lain akan dibangun di daerah baru.

“Paling besar ongkos operator di jaringan. Jaringan yang bersinggungan akan disatukan sehingga kami nanti memiliki kemampuan untuk memperluas cakupan dan mengembangkan teknologi,” kata Danny, Selasa (28/12/2021).

Dia mengatakan merger Indosat dengan Tri akan memberi dampak baik untuk industri, bukan hanya untuk perusahaan yang bergabung saja.

Sekadar informasi pada kuartal III/2021, Indosat mengoperasikan 235.885 base transceiver station (BTS) dengan 70.109 BTS berteknologi 4G.

Adapun jaringan 4G Tri Indonesia telah menjangkau lebih dari 37.000 desa di seluruh Indonesia, dengan 31.000 BTS 4G yang telah mereka operasikan hingga kuartal II/2021.

Dengan menggabungkan jaringan, kata Danny, para pelanggan Indosat Ooredoo Hutchison akan menerima layanan yang lebih prima dengan harga yang terjangkau. Tidak hanya itu, perusahaan juga memiliki kemampuan untuk menjangkau daerah baru, dengan efisiensi yang dilakukan.

“Karena efisiensi gelar jaringan lebih tinggi, harga layanan akan bersaing dengan kualitas yang lebih baik,” kata Danny.

Danny juga menjelaskan dengan efisiensi yang dilakukan maka terjadi pemerataan jaringan yang lebih cepat sehingga memangkas kesenjangan digital. Pemerataan jaringan sejalan dengan tujuan pemerintah yang sedang mendorong transformasi digital.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Penulis : Leo Dwi Jatmiko
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper