Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Badai Matahari Diprediksi Hantam Bumi Hari Ini, Begini Dampaknya

Badai matahari besar bisa menghantam bumi hanya dalam hitungan hari menurut para ilmuwan. Para peramal sedang bersiap untuk awan plasma panas dan medan magnet dari Matahari untuk mencapai planet kita yang berpotensi mengganggu.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 28 November 2021  |  08:49 WIB
 Gambar lubang korona 13 Maret 2019.  - Instagram @lapan_ri
Gambar lubang korona 13 Maret 2019. - Instagram @lapan_ri

Bisnis.com, JAKARTA - Badai matahari sedang menuju bumi menurut peramal cuaca, dan bagaimana pengaruhnya terhadap bumi dan kehidupan manusia?

Badai matahari besar bisa menghantam bumi hanya dalam hitungan hari menurut para ilmuwan. Para peramal sedang bersiap untuk awan plasma panas dan medan magnet dari Matahari untuk mencapai planet kita yang berpotensi mengganggu.

Badai matahari adalah istilah yang digunakan untuk efek atmosfer yang dirasakan di bumi ketika matahari memancarkan ledakan energi yang sangat besar.

Menurut Pusat Prediksi Cuaca Luar Angkasa AS, suar itu berasal dari belahan bumi selatan matahari.

SWPC menjelaskan: "Badai geomagnetik adalah gangguan utama magnetosfer Bumi yang terjadi ketika ada pertukaran energi yang sangat efisien dari angin matahari ke lingkungan luar angkasa di sekitar Bumi.

"Badai ini dihasilkan dari variasi angin matahari yang menghasilkan perubahan besar dalam arus, plasma, dan medan magnetosfer Bumi." ujarna dilansir dari Express.

Semburan ini dapat mengirimkan aliran muatan listrik dan medan magnet sejauh bumi, bergerak secepat tiga juta mil per jam.

Ketika badai matahari mencapai planet kita, itu dapat menghasilkan fenomena seperti Cahaya Utara, serta mengganggu satelit dan terkadang komunikasi elektronik.

Badai matahari bisa sekuat miliaran bom nuklir.

Suar yang akan datang, karena menghantam bumi dalam hitungan hari, disebut ejeksi massa koronal, yang merupakan pengusiran besar partikel bermuatan.

Ketika CME menghantam Bumi, itu dapat menyebabkan badai geomagnetik yang mengganggu magnetosfer planet, transmisi radio, dan saluran listrik.

CME cenderung menghasilkan jenis badai matahari terkuat, yang berarti efeknya dapat dirasakan di bumi akhir pekan ini - tetapi para ilmuwan tidak mengharapkan adanya efek besar di bumi.

Para ilmuwan akan memberi peringkat hasil pada skala, dengan yang terlemah adalah G1 Minor dan yang paling mengganggu adalah G5 Extreme.

Para astronom di SpaceWeather.com telah memperingatkan CME kemarin bisa mencapai planet ini pada hari Sabtu 28 November 2021.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

matahari badai matahari
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top