Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Indosat 5G Diklaim Mampu Kendalikan Kota Cerdas

Jaringan 5G Indosat yang menggunakan spektrum frekuensi 20MHz mampu menghadirkan teknologi secara efisien dan mengendalikan kota cerdas.
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 15 Juni 2021  |  12:43 WIB
Indosat 5G Diklaim Mampu Kendalikan Kota Cerdas
Seorang wanita mengoperasikan ponselnya di dekat logo teknologi 5G. - REUTERS/Sergio Perez

Bisnis.com, JAKARTA - Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) menilai dengan spektrum frekuensi sebesar 20MHz, jaringan 5G PT Indosat Tbk. (ISAT) sudah cukup untuk mendukung operasional sejumlah perangkat yang digerakan dengan internet (internet of things/IoT). Jaringan generasi kelima milik Indosat mampu menghadirkan solusi teknologi untuk rumah, gedung bahkan kota cerdas.

Ketua Bidang Teletopic Mastel Nonot Harsono mengatakan sambil menunggu tambahan spektrum frekuensi, spektrum sebesar 20MHz di pita 1,8GHz sudah cukup untuk mendukung implementasi IoT berbasis 5G. Jaringan 5G Indosat dapat menghadirkan sistem kontrol jarak jauh yang lebih baik sehingga membantu sebuah perusahaan bekerja lebih efiesien dan efektif, terlebih di tengah kondisi pandemi.

“Sebagai contoh alat kontrol lampu jalan di kota, jika dimatikan satu persatu, jumlah alat kontrolnya akan banyak sekali hingga jutaan atau sebanyak jumlah lampu jalan,” kata Nonot, Selasa (15/6/2021).

Nonot juga memperkirakan solusi 5G Indosat dapat mendukung kehadiran rumah pintar, gedung pintar bahkan kota cerdas di suatu wilayah.

Jaringan 5G Indosat dapat dihubungkan kamera pengawas dalam jumlah banyak di dalam gedung, yang mampu mengirimkan gambar secara waktu nyata ke ruang kendali. Alhasil, tingkat keamanan dalam gedung itu pun makin kuat.

Kemudian untuk rumah pintar, sejumlah sensor Iot yang terpasang di jendela, pintu, kran air, dan lain sebagainya, dapat dihubungkan dengan 5G Indosat sehingga dapat dikontrol dari jarak jauh.

“IoT kan sangat banyak macamnya, dari yang perlu saluran lebar atau bandwidth lebar dan ada banyak sekali yang hanya butuh saluran kecil-kecil,” kata Nonot.

Sebelumnya, PT Indosat Tbk. (ISAT) memperoleh Surat Keterangan Laik Operasi (SKLO) Layanan 5G dari Kementerian Komunikasi dan Informatika pada Senin, (14/6).

Dengan diterbitkannya SKLO 5G menandakan bahwa seluruh sarana dan prasarana untuk penggelaran jaringan 5G yang telah selesai dibangun oleh Indosat secara teknis siap dioperasikan, khususnya akan dilakukan pada pita frekuensi 1800 MHz atau 1,8 GHz, dengan lebar pita 20 MHz dalam rentang 1837,5 MHz sampai dengan 1857,5 MHz.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

indosat teknologi 5G
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top