Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ponsel Pintar 5G Jadi Andalan Vendor

Teknologi 5G di frekuensi 2,3 Ghz memiliki kapasitas sekitar 30 persen lebih besar dari 4G sehingga memberikan daya tarik lebih kepada konsumen.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 27 Mei 2021  |  05:52 WIB
Teknologi 5G - Ilustrasi
Teknologi 5G - Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA – Setelah Telkomsel mengantongi Surat Keterangan Laik Operasi (SKLO) dari Kemenkominfo sebagai operator seluler 5G pertama, masyarakat dinilai semakin melirik ponsel pintar dengan jaringan generasi kelima ke depannya.

Ketua Asosiasi Industri Perangkat Telematika Indonesia (AIPTI) Ali Soebroto mengatakan keberadaan 5G akan membuat daya saing antarvendor ponsel pintar di Indonesia akan lebih tinggi, khususnya dari sisi harga maupun inovasi (fitur) dalam menggaet hati konsumen.

“Secara umum 5G di frekuensi 2,3 Ghz mempunyai kapasitas sekitar 30 persen lebih besar dari 4G, tentu memberikan daya tarik kepada konsumen, Meskipun manfaatnya tidak terlalu banyak yang berbeda untuk komunikasi audio, data, dan video dibandingkan dengan 4G,” ujarnya, Rabu (26/5/2021).

Namun, Ali melanjutkan dengan masuk ke frekuensi 3,5Ghz membutuhkan ekosistem atau infrastruktur yang berbeda sehingga baru akan memberikan kecepatan unduh hingga naik 10 kali.

“Nantinya akan dioperasikan di 20 Ghz, bahkan 60 Ghz, dan di bandwidth frekuensi ini akan terlihat dahsyat baik untuk kecepatan maupun latensinya. Ini yang jadi daya tarik ponsel 5G ke depan,” katanya.

Berdasarkan laporan firma riset International Data Corporation (IDC), pengiriman ponsel pintar diperkirakan tumbuh 13,9 persen dari tahun ke tahun pada kuartal I/2021 dan 5,5 persen pada 2021.

Pertumbuhan ini akan didorong oleh pemulihan yang berkelanjutan dalam permintaan dan dorongan dari sisi pasokan perangkat 5G.

Masih dalam laporan yang sama, 5G tetap menjadi faktor pendorong dalam industri, di mana pengiriman ponsel pintar 5G menyumbang lebih dari 40 persen volume global pada 2021 dan tumbuh menjadi 69 persen pada 2025.

Kedua faktor tersebut telah membantu meningkatkan harga jual rata-rata keseluruhan (ASP) untuk ponsel pintar menjadi U$363 pada 2021, naik dari US$349 pada tahun sebelumnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gadget teknologi 5G
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top