Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bos Facebook: 175 Juta Orang Kirim Pesan via WhatsApp Business Tiap Hari

Bagi banyak orang, bisnis online seringkali bergantung pada pesanan. Orang-orang berharap dapat dilayani, bahkan bertransaksi langsung melalui obrolan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 29 April 2021  |  16:37 WIB
Logo WhatsApp  -  whatsapp.com
Logo WhatsApp - whatsapp.com

Bisnis.com, JAKARTA – CEO Facebook Mark Zuckerberg mengumumkan beberapa informasi menarik mengenai pesan bisnis, berbisnis di WhatsApp, dan iklan Facebook yang bisa terhubung dengan akun WhatsApp Business.

Hal tersebut disampaikannya dalam acara pengumuman pendapatan kuartal pertama Facebook, Rabu (28/4/2021) di Amerika Serikat.

Zukerberg menjelaskan bagi banyak orang, bisnis online seringkali bergantung pada pesanan. Orang-orang berharap dapat dilayani, bahkan bertransaksi langsung melalui obrolan.

“Pemilik UMKM pun ingin dapat menampilkan produk mereka dan menerima pesanan langsung dari percakapan dengan pelanggan,” ujarnya, dikutip tempo.co, Kamis (29/4/2021).

Selain itu, pemilik usaha berskala lebih besar juga menginginkan infrastruktur komunikasi yang aman dan andal untuk berkomunikasi dengan pelanggannya. Menurut data internal Facebook, ada lebih dari 175 juta orang mengirimkan pesan ke akun WhatsApp Business setiap hari.

“Hari ini, kami juga mengumumkan bahwa ada lebih dari 100 juta pesan WhatsApp terkirim setiap harinya dari bisnis-bisnis yang menggunakan layanan WhatsApp Business API,” kata Zuckerburg.

Dalam hal ini, WhatsApp memiliki fitur Keranjang yang memungkinkan pengguna dapat melihat produk yang tersedia dari katalog, memilih produk yang diinginkan, dan langsung mengirimkannya dalam bentuk sebuah pesan kepada pemilik bisnis.

Hanya dalam beberapa bulan, fitur ini diklaim menjadi salah satu fitur terfavorit bagi pengguna yang berbelanja melalui WhatsApp.

Bahkan sejak fitur ini dirilis, Zuckerberg mengemukakan pengguna telah mengirimkan lebih dari 5 juta keranjang belanja di WhatsApp untuk menyampaikan pesanan mereka kepada suatu bisnis. “Hal ini sangat membantu bisnis meningkatkan penjualan mereka dan berkembang.”

Zuckerberg menjelaskan dirinya sering mendengar dari banyak pelaku UMKM di seluruh dunia bahwa Facebook dan Instagram adalah etalase mereka. Sebaliknya, WhatsApp adalah tempat di mana mereka berkomunikasi, menjawab pertanyaan pelanggan, dan bertransaksi.

Facebook, kata Zuckerberg, memprioritaskan sarana daring agar bisnis dapat menjangkau pelanggan baru dan mengembangkan bisnis mereka.

“Apa lagi di masa pandemi yang membuat jumlah bisnis dan pelanggan bertambah,” tutur dia.

Meskipun fokus pada layanan pesan bisnis, Zuckerberg mengakui peran penting iklan bagi UMKM. Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaannya mulai menawarkan kesempatan bagi pelaku UMKM untuk beriklan di Facebook dan Instagram, yang kemudian dapat dihubungkan ke akun WhatsApp mereka.

Alhasil, pelanggan mereka dapat memulai obrolan hanya dengan satu klik. Fitur ini menjadi sangat populer di kalangan UMKM di berbagai belahan dunia. Saat ini, ada hampir 1 juta pengiklan di dunia yang menghubungkan iklan ke akun WhatsApp mereka.

Ke depannya, dirinya ingin semakin menyederhanakan cara beriklan. Zuckerberg menjelaskan akan segera menambahkan opsi untuk membuat iklan Facebook langsung dari katalog di WhatsApp Business.

Pilihan ini akan memungkinkan pelaku UMKM untuk mempromosikan produk atau layanan yang mereka tawarkan, kemudian mempublikasikan iklan tersebut di Facebook.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

umkm whatsapp Mark Zuckerberg

Sumber : Tempo.co

Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top