Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Adopsi 5G, Ini Keuntungan Bagi Telkom (TLKM)

Pengembangan 5G oleh Telkom diperkirakan difokuskan untuk meningkatkan layanan internet cepat.
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 23 Januari 2021  |  01:38 WIB
Senior Vice President, Corporate Communication dan Investor relation Telkom, Ahmad Reza mengatakan bahwa guna mendukung program vaksinasi yang akan dilakukan pemerintah, Telkom tengah mengembangkan sistem informasi dan satu data vaksin Covid-19.  - Istimewa
Senior Vice President, Corporate Communication dan Investor relation Telkom, Ahmad Reza mengatakan bahwa guna mendukung program vaksinasi yang akan dilakukan pemerintah, Telkom tengah mengembangkan sistem informasi dan satu data vaksin Covid-19. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Rencana PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) untuk mengadopsi 5G, dinilai memberikan dampak positif terhadap citra perusahaan, sekaligus membantu Indonesia menata ekosistem 5G sehingga menjadi lebih matang.

Ketua Umum Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) Kristiono memperkirakan pengembangan 5G oleh Telkom akan difokuskan untuk meningkatkan layanan internet cepat.

Kecepatan internet 4G yang ada saat ini, masih belum optimal, sehingga 5G dapat membuat kecepatan internet Telkom Grup makin kebut.

Untuk diketahui seharusnya kecepatan 4G mencapai 100 Mbps, adapun saat ini rata-rata kecepatan 4G di Tanah Air hanya berkisar belasan sampai puluhan Mbps.

“Perkiraan saya use case masih seperti saat 4G yaitu peningkatan kecepatan internet, karena kecepatan internet kita masih relatif rendah walaupun bukan murni masalah teknologi,” kata Kristiono kepada Bisnis, Jumat (22/1/2021).

Kristiono juga mengatakan sebagai pemimpin pasar, adopsi 5G juga akan menguatkan posisi dan citra Telkom.

Perusahaan telekomunikasi milik negara tersebut, sambungnya, juga turut menata ekosistem 5G ke depan, sehingga ekosistem menjadi makin matang.

Sementara itu, Ketua Pusat Studi Kebijakan Industri dan Regulasi Telekomunikasi Indonesia-ITB Ian Yosef M. Edward mengatakan agar layanan yang diberikan berlaku secara nasional, Telkom perlu menjalin komunikasi dengan PT Berca Hardayaperkasa.

Berca merupakan perusahaan yang bergerak di bidang solusi digital dan layanan data. Berca memiliki sebagian frekuensi dipita 2360 MHz-2390 MHz.  Layanan Berca saat ini meliputi sejumlah kawasan di Sumatera, Kalimantan, Bali, Nusa  Tenggara dan Sulawesi.

Dengan mengakuisisi atau bekerja sama dengan Berca, Telkom berpeluang memiliki frekuensi hingga 60 MHz di sejumlah kawasan yang dikuasai Berca.

“Berca ada yang 30 MHz, di calon Ibu Kota Baru Berca, jadi nanti Telkom bisa punya 60 MHz,” kata Ian.

Untuk diketahui, berdasarkan dokumen yang diterima Bisnis, dengan mengantongi 60 MHz kecepatan unduh yang dapat dirasakan pengguna sekitar 930 -1014 Mbps dan kecepatan unggah sekitar 420 – 500 Mbps.

Adapun jika hanya menggunakan 40 MHz. kecepatan unduh dan unggah per pengguna, masing-masing sekitar 620 Mbps dan 336 Mbps.    


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

telkom teknologi 5G
Editor : Yustinus Andri DP
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top