Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Lark Incar Lebih Banyak Pengguna pada 2021

Lark menargetkan pada 2021 dapat menyasar lebih banyak pengguna dari berbagai ukuran perusahaan usai penerapan bekerja jarak jauh.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 18 Januari 2021  |  20:00 WIB
Ilustrasi Lark. Dok. Istimewa
Ilustrasi Lark. Dok. Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Lark, platform kolaborasi perusahaan, menargetkan pada 2021 dapat menyasar lebih banyak pengguna dari berbagai ukuran perusahaan.

Lark VP of Commercial Asia Joey Lim mengatakan ke depan makin banyak perusahaan yang akan menerapkan bekerja jarak jauh sehingga perusahaan makin sadar akan pentingnya alat kolaborasi dan komunikasi untuk bisnisnya.

“Kami melihat bahwa 2021 akan menjadi tahun bekerja dari mana saja. Pada 2021 ini, kami menargetkan pengguna dari berbagai ukuran perusahaan. Kami memiliki fungsi yang membantu baik dari usaha kecil dan menengah hingga memberikan solusi perusahaan dengan lebih dari 2000 karyawan, seperti pabrik makanan dan cold storage raksasa Diamond Food [PT Sukanda Jaya],” katanya saat dihubungi Bisnis.com, Senin (18/1/2021).

Dia melanjutkan, untuk memenangkan pasar salah satu inovasi yang dibawa Lark adalah melalui fitur yang dikenal sebagai ‘Magic Share’ agar pengguna dapat melihat, mengedit dokumen, berdiskusi, dan memberikan komentar langsung ke konferensi video yang sama.

“Tahun ini kami benar-benar fokus pada pemberdayaan organisasi untuk menyadari manfaat penuh dari pengaturan kerja yang fleksibel dan gabungan [hybrid], dan sebagian besar darinya adalah mendidik mereka tentang nilai berinvestasi pada alat kolaborasi yang tepat,” ujarnya.

Joey menyebutkan hingga saat ini perusahaan telah memiliki pengguna dari startup dan UKM, hingga perusahaan global dengan lebih dari 7.000 karyawan.

“Klien kami juga termasuk organisasi pemerintah, lembaga pendidikan, perusahaan manufaktur, perusahaan teknologi, dan menyasar ke negara-negara seperti Singapura, Jepang, Indonesia, Malaysia, Filipina, India, dan lainnya,” kata Joey.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

StartUp
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top