Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Merger Indosat dan Tri, ISAT: Segala Kemungkinan Bisa Terjadi

Indosat menilai segala kemungkinan dengan Tri Indonesia, termasuk merger ataupun tidak, masih bisa terjadi ke depannya dan perseroan masih berjalan seperti biasa.
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 12 Januari 2021  |  14:15 WIB
GEDUNG INDOSAT. Bisnis - Himawan L Nugraha
GEDUNG INDOSAT. Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA – PT Indosat Tbk. (ISAT) menyampaikan nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) dengan PT Hutchison 3 Indonesia (Tri Indonesia) tidak mengikat dan segala kemungkinan masih dapat terjadi ke depannya.

Director & Chief Operating Officer Indosat Vikram Sinha mengatakan saat ini manajemen bisnis di perseroan tetap berjalan seperti biasa. MoU mengenai merger tidak berdampak pada jalannya bisnis.

“Manajamen tetap berfokus pada pertumbuhan dan stategi yang telah ditetapkan pada tiga tahun sebelumnya,” kata Vikram dalam konferensi virtual, Selasa (12/1/2021).

Dia mengaku senang karena pemerintah mendukung peluang merger ini dan dianggap dapat menyehatkan industri telekomunikasi secara keseluruhan.

Sementara itu, Director & Chief Financial Officer Indosat Eyas Naif Assaf mengatakan pembahasan mengenai merger masih dalam tahap sangat awal. Masih terdapat banyak pembahasan yang harus diselesaikan.

“Bisnis perseroan tetap berjalan seperti biasa tidak ada dampak,” kata Eyas.

Senada, Wakil Presiden Direktur Tri Indonesia Danny Buldansyah menjelaskan meski pembahasan terus dilakukan dengan Indosat. Namun di ‘lapangan’ kedua operator tetap bersaing dengan cara sehat.

“Kami dalam operasional tetap seperti biasa kompetisi. Tidak ada perbedaan. Kami menganggap Indosat adalah kompetitor kami. MoU itu kan untuk konsolidasi perusahaan,” kata Danny.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

telekomunikasi indosat
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top