Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Traveloka Ingin Segera Melantai di Bursa Saham, Ini Opsinya

Traveloka tengah mengkaji opsi merger sebagai salah satu opsi untuk segera melantai di bursa saham.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 22 Desember 2020  |  17:38 WIB
Model menunjukan aplikasi Traveloka di Jakarta. Bisnis - Dedi Gunawan
Model menunjukan aplikasi Traveloka di Jakarta. Bisnis - Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA - Perusahaan rintisan (startup) online travel agency (OTA), Traveloka tengah mengkaji opsi merger dengan perusahaan special purpose acquisition company (SPAC) sebagai opsi melantai di bursa saham.

Traveloka President, Henry Hendrawan mengatakan bahwa perusahaan berencana untuk go public atau melakukan initial public offering (IPO) dalam waktu dekat.

“SPAC adalah salah satu opsi yang sedang kami pertimbangkan berhubung beberapa SPAC telah menghubungi kami,” ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, Selasa (22/12/2020).

Dikutip melalui Nasdaq, saat ini Traveloka masih mempertimbangkan opsi antara IPO atau SPAC dan mengincar valuasi hingga US$5—6 miliar. Namun, saat dihubungi Bisnis.com, Henry masih menolak berkomentar.

“Meskipun kami tidak dapat memberikan informasi terperinci terkait dengan rencana kami untuk go public, kami masih berharap dapat mencapai break even point dan berpotensi menjadi profitable pada 2021,” ujarnya.

Sebelumnya, Henry sempat menyampaikan bahwa Traveloka berencana IPO di dua bursa yakni Indonesia dan Amerika Serikat (AS).

Dia pun optimistis perusahaan akan mencapai titik impas (break even point/BEP) pada akhir atau awal 2021, jika industri perjalanan pulih setidaknya 50 persen dibandingkan sebelum ada Covid-19.

Adapun hingga saat ini, Traveloka telah diunduh lebih dari 60 juta unduhan dan mengumumkan telah menggalang dana investor sebesar US$250 juta dalam putaran pendanaan terbarunya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

StartUp Traveloka
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top