Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Potensi Pasar Pangkalan Data Diprediksi Cerah

Indonesia dinilai berpotensi menjadi pasar cloud dengan pertumbuhan tercepat di Asia Tenggara, dengan tingkat pertumbuhan tahunan rata-rata (CAGR) naik 22,3 persen per tahun selama lima tahun ke depan.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 15 Desember 2020  |  20:46 WIB
Komputasi awan - Istimewa
Komputasi awan - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Pasar pangkalan data dinilai makin gencar dibangun seiring perkembangan ekonomi digital Tanah Air.

Ketua Program Studi Magister Teknik Elektro Institut Teknologi Bandung (ITB), Ian Joseph Matheus Edward mengatakan bahwa adaptasi komputasi awan menuntut operator pangkalan data untuk menyediakan infrastruktur yang siap melayani.

“Pemain pangkalan data di Indonesia sesuai dengan permintaan ataupun kontrak yang ada, jadi mereka selalu melihat demand yang ada. Mereka tengah mempersiapkan diri untuk menghadapi lonjakan volume data serta dalam memenuhi ekspektasi pasar yang makin meningkat terhadap pengalaman digital,” katanya saat dihubungi Bisnis, Selasa (15/12/2020).

Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa saat ini pun potensi untuk membangun pangkalan data masih sangat besar. Pasalnya, hingga saat ini para pemain dinilai masih memiliki ruang ataupun peta jalan yang jelas untuk pertumbuhan pasar tersebut.

“Potensi lainnya membangun salah satu pangkalan data yang dekat calon Ibukota, yang jauh bencana alam dan sumberdaya listrik yang stabil. Saya kira [banyak pemain] sudah melihat peluang besar ini,” kata Edward.

Sekedar catatan, firma riset dan konsultasi independen, Structure Research memproyeksikan pasar pangkalan data akan terus bertumbuh dengan CAGR sebesar 22,3 persen pada lima tahun ke depan.

Indonesia dinilai berpotensi menjadi pasar cloud dengan pertumbuhan tercepat di Asia Tenggara, dengan tingkat pertumbuhan tahunan rata-rata (CAGR) naik 22,3 persen per tahun selama lima tahun ke depan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

data center komputasi awan
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top